Update Covid-19 Papua Barat, Satu Pasien Positif dan Dua Pasien PDP Meninggal

0
1646

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com—- Juru Bicara Satgas COvid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap mengungkapkan bahwa per 2 April tiga orang, masing-masing satu pasien positif dan dua orang pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah meninggal dunia. 

“Dari semua yang ditangani di rumah sakit, total tiga orang yang meninggal. 1  dikonfirmasi positif dan dua orang lainnya meninggal dengan status PDP di Sorong dan Manokwari. Jadi yang meninggal tiga orang,” ungkap Tiniap kepada wartawan di sekretariat Satgas Covid-19 kemarin di Manokwari.

Ia menjelaskan, pasien yang meninggal di Sorong dan Manokwari statusnya PDP. Kata dia, Pasien tersebut sempat diadakan rapit test hasilnya negatif.

“Alat ini dipinjamkan dari polda papua barat untuk screening apakah benar sebagai diagnosis namun kita tidak sempat swap sebab kondisi nya sudah terlanjur memburuk,” katanya.

Baca Juga:  Dua Calon Anggota DPD RI Ancam Pidanakan Komisioner KPU Tambrauw

Dikatakan, Papua Barat dalam perkembangan terkini di sejumlah daerah Orang dalam pemantauan, Pasien dalam pengawasan (PDP) dan Orang tanpa gejala (OTG) positif dan negatif serta yang meninggal.

ads

“Rumah sakit ada 14 rumah sakit. ODP 404 orang, PDP 10 orang, OTG 39 orang, Negatif 4 orang, Positif 2 orang. Spesimen yang sementara dikirim 22 dan tiga orang meninggal,” uangkapnya menjelaskan.

Berikut data rincian per kabupaten kota:

ODP 340 Orang :

“Khsus ODP Dari 404 orang turun menjadi 340 Data ini yang sementara orang dalam pemantauan. 64 orang sudah selesai dipantau,”  katanya.

Kabupaten Fakfak total 74 orang ODP 69 selesai pemantauan 5 orang.
Kabupaten Kaimana 11 orang semua masih dalam pemantauan.
Kabupaten Wondama total 10 orang 5 ODP  selesai pemantauan total 5 orang.
Kabupaten Teluk Bintuni total 3 orang sementara semua masih dalam pemantauan.
Kabupaten Manokwari total 82 orang 48 ODP 34 selesai pemantauan.
Kabupaten Sorong Selatan 66 semua dalam. pemantauan.
Kabupaten Sorong total 40 orang ODP 30. orang 10 selesai pemantauan.
Kabupaten Raja ampat total 17 ODP 16 selesai 1 orang.
Kabupaten Manokwari Selatan total 3 orang. 3 orang ODP.
Kota sorong total 98 ODP 89 orang 9 orang selesai pemantauan.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, Pertamina Monitor Kesiapan Layanan Avtur di Terminal Sentani

PDP total 10 orang :

Kabupaten Manokwari 1 orang
Kota Sorong 9 orang. Yang masih dalam pengawasan 4 orang.
Kabupaten Manokwari pasien PDP sudah selesai pengawasan.
Kota Sorong 9 orang, 5 orang sudah selesai pengawasan.

OTG total 39 orang:

“OTG ini berarti orang yang berasal dari daerah yang sudah terpapar dan mereka punya kontak erat dengan kasus pasien terkonfirmasi positif tetapi dia tanpa gejala tanpa keluhan,” jelasnya

Baca Juga:  Masyarakat Tolak Pj Bupati Tambrauw Maju Dalam Pilkada 2024

Kabupaten sorong 5 orang. Masih dalam pemantauan.
Kota sorong 29 masih dalam pemantauan 16 yang sudah selesai 13 orang.

Kasus Positif total 2 orang :
dua-duanya di Kota Sorong

Kasus Negatif total 4 orang :

Kabupaten Teluk Bintuni 1 orang.
Kabupaten Manokwari 1 orang.
Kota sorong 2 orang.

Spesimen yang dikirimkan ke laboratorium kemenkes di Jakarta sebanyak 22.

Kabupaten bintuni 3 spesimen atau sampel yang dikirim 1 yang sudah ada hasil yaitu negatif sedangkan yang 1 belum dan 1 lagi baru mau dikirim.

Kabupaten Manokwari 4 sampel yang dikirim, masih menunggu 3 sampel sedangkan 1 sudah keluar hasilnya negatif.

Kota sorong 14 sampel tinggal 1 yang kita tunggu hasil.

Arnold mengatakan hasil Lab yang cukup makan waktu disebabkan lamanya dari pusat sebab semua diperiksa disana.

Berikut rekapan data:

Lampiran Rekapan data dan rekapitulasi data per 1 April 2020 jam 18:00 wit.

Pewarta : Charles Maniani

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaKOMAPO: TNI Tidak Bawa Kedamaian di Pegunungan Bintang
Artikel berikutnyaWarga Timika Dibatasi untuk Beraktivitas