PasifikOposisi SI: Regulasi Covid-19 Tidak Bisa Disalahgunakan Untuk Alasan Politik

Oposisi SI: Regulasi Covid-19 Tidak Bisa Disalahgunakan Untuk Alasan Politik

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Pimpinan Oposisi Matthew Wale telah menolak pernyataan kantor Perdana Menteri Solomon Islands yang berencana melakukan penyelidikan terhadapnya oleh Polisi di bawa peraturan Covid-19.

Dalam sebuah pernyataan pers dari Wale, Pemimpin Oposisi Solomon Islands menggambarkan tentang laporan PM itu sebagai reaksi spontan yang mengkhianati sikap kekanak-kanakan.

Pemimpin Oposisi mengatakan pernyataan itu terdengar sangat mirip dengan sesuatu yang akan dilakukan di negara yang diperintah di bawah kediktatoran.

Baca Juga:  Menteri Luar Negeri NZ Bertemu PM Baru Kepulauan Solomon Bahas Program Prioritas

“Solomon Islands adalah negara demokrasi dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai dan prinsip-prinsip demokrasi yang diabadikan dalam konstitusi kita. Pemimpin Oposisi memiliki mandat konstitusional yang tidak dapat dihapus oleh peraturan COVID-19 atau peraturan keadaan darurat,” kata Wale sebagaimana dikutib dari Solomon Star News, Minggu.

“Perdana Menteri, pemerintah, dan pejabat pemerintah tidak boleh menyalahgunakan keadaan darurat (Covid-19) dan peraturan konsekuensial karena alasan politik,” tekan Wale.

Baca Juga:  Dewan Gereja Pasifik Minta Dukungan Doa dan Solidaritas Rakyat Kanak Hadapi Tangan Besi Prancis


Sumber: Solomon Star News
Editor: Elisa sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

128 Ekor Hewan Kurban Dari Pertamina Regional Papua Maluku untuk Masyarakat

0
"Dalam prosesnya, kami melalui Badan Dakwah Islam Pertamina juga bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memastikan bantuan daging sampai kepada yang berhak menerimanya," kata Edi Mangun.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.