TPNPB Mengaku Telah Melakukan Penembakan di Bandara Sokopaki Intan Jaya

0
1546

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap VIII Intan Jaya, mengaku telah melakukan penembakan kepada aparat TNI/Polri di Bandara Sokopaki Bilogai, Sugapa, Intan Jaya, pada, Sabtu (26/9/2020).

Sebelumnya, pada, Rabu (23/9/2020), TPNPB Kodap VIII Intan Jaya sempat melakukan penembakan dan penyerangan di gerbang masuk Kantor Bupati Intan Jaya di Sugapa.

Hal itu disampaikan Komandan Pos Bulatugapa, Niko Sani dan Apen Kobogau, Henek Tipagau dari Perwakilan Pos Tanah Merah,  dan Januari Tigau dari Pos Anamigi.

“Ya kami telah melakukan penyerangan terhadap TNI di depan pintu masuk Kantor Bupati Intan Jaya dan sekitar pasar pagi ketika TNI/Polri melewati jalan menggunakan [kendaraan roda empat] Hailux pada, Rabu 23 September 2020. Namun korban belum kami ketahui,” jelas Sani kepada suarapapua.com melalui panggilan telepon.

Baca Juga:  Hilang 17 Hari, Anggota Panwaslu Mimika Timur Jauh Ditemukan di Potowaiburu

Sementara, pada hari, Sabtu (26/9/2020), pihaknya mengakui telah melakukan penyerangan di bandara Sokopaki Bilogai, Sugapa, Intan Jaya, sebagaimana video clip berdurasi 5.01 yang beredar luas di media sosial.

ads

“Dibawah komandan Pabi S. Abugau kami lakukan tembakan ke arah TNI/Polri di bandara ketika rombongan Wakapolda Papua turun di Intan Jaya. Waktu itu pihak TNI duluan tembak kami maka kami melakukan tembakan balasan,” katanya.

Ia mengakui apa yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk menuntut kedaulatan kemerdekaan West Papua.

Baca Juga:  Empat Jurnalis di Nabire Dihadang Hingga Dikeroyok Polisi Saat Liput Aksi Demo

“Dimanapun itu kami lakukan penembakan, semua itu guna menuntut kepada negara agar segera mengembalikan kedaulatan atas bangsa West Papua,” tukasnya.

Ia juga mengakui bahwa pada, Minggu (27/9/2020), TPNPB Kodap VIII telah melakukan syukuran di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

“Kami TPNPB dari beberapa pos di Intan Jaya kumpul di Sugapa lalu bakar batu, kibarkan bendera dan kami lakukan tembakan beberapa kali. Kami lakukan ini untuk tunjukan kepada Dandim, pihak Kodam, Korem, Polda Papua, Bupati dan semua rombongan di Sugapa, supaya mereka dengar bunyi senjata,” tukasnya.

Ia juga mewarning akan melakukan penyerangan kepada pihak TNI/Polri yang datang ke Intan Jaya.

Baca Juga:  Freeport Indonesia Bangun Jembatan Hubungkan Kampung Banti 2 dan Banti 1

“Silahkan TNI/Polri datang, kami tidak akan lari. Kami lahir di sini, besar di sini, dan matipun tetap di sini, sehingga TNI/Polri silahkan datang banyak-banyak, kalian adalah tamu-tamu terhormat,” tandasnya.

Selain itu, pihak TPNPB Kodap VIII menegaskan bahwa pihaknya tetap merujuk pada peryataan sikap pihaknya yang direlease melalui video clip belum lama ini.

Yang mana pihaknya menegaskan agar kembalikan hak kedaulatan bangsa Papua oleh Indonesia, menolak Otonomi Khusus dan kembalikan hak kedaulatan bangsa Papua serta menuntut segera tutup PT. Freeport Indonesia.

 

Pewarta: Yanuarius Weya

Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaIni Alasan Penundaan Kongres Ke-I SAMN Papua
Artikel berikutnyaMiliter Indonesia Telah Tembak Mati Tiga Pendeta antara 2004-2020