BeritaMRP Akui Respons Pemprov Papua Untuk Membangun Asrama Kamasan VIII di Tomohon

MRP Akui Respons Pemprov Papua Untuk Membangun Asrama Kamasan VIII di Tomohon

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Setelah penantian panjang, akhirnya pembangunan asrama Kamasan VIII di Tomohon, Sulawesi Utara akan dibangun Pemda Pemprov Papua pada tahun anggaran 2022.

Pembangunan asrama ini tidak terlepas dari peran Majelis Rakyat Papua (MRP), setelah kunjungan kerja Wakil Ketua I MRP, Yoel Luiz Mulait pada pertengahan Agustus 2021 di Tomohon, ketika bertemu langsung mahasiswa Papua dan Papua Barat.

Mulait mengatakan, setelah berkunjung ke Manado yang langsung bertemu dengan mahasiswa, disaat itu mahasiswa langsung menyerahkan aspirasi pembangunan asrama.

“Saya menerima aspirasi mahasiswa bahwa asrama Kamasan VIII Tomohon yang telah terbakar tahun 2019 harus segera dibangun, dan aspirasi itu ditindaklanjuti oleh MRP untuk mendorong agar pembangunan asrama tersebut.”

Baca Juga:  Aksi ASN Pemprov Papua, Gobai: Penempatan Jabatan Perlu Perdasi

“Memang waktu itu saya melihat langsung kondisi asrama sangat tidak layak bagi adik-adik mahasiswa. Namun karena keadaan terpaksa mereka harus tinggal, terkesan ada pembiaran oleh Pemerintah Provinsi Papua. Namun puji Tuhan, hari ini, Rabu (15/9/2021) saya telah bertemu Plt. Sekda Papua Dr. Ridwan Rumasukun, dan Pemprov merespon baik.

Oleh sebab itu MRP apresiatif atas respon cepat oleh Pemprov Papua melalui Sekda dan Kepala Biro Umum yang telah berkomitmen untuk membangun asrama Kamasan VIII Tomohon yang menjadi kerinduan mahasiswa.

Baca Juga:  Peringatan IWD Menjadi Alarm Pergerakan Perempuan Kawal Segala Bentuk Diskriminasi Gender

Rekomendasi pembangunan tersebut disampaikan juga kepada pihak DPRP Papua, dan MRP prinsipnya akan mengawal.

Plt. Sekda Papua Dr. Ridwan Rumasukun mengaku merespon baik aspirasi tersebut, karena prinsipnya pak Mulait untuk membantu mahasiswa Papua di sana.

“Kami respon baik Waket I MRP Yoel Luiz Mulait yang telah membantu adik-adik mahasiswa di Manado. Terkait aspirasi mahasiswa untuk pembangunan asrama Kamasan VIII Tomohon akan kita anggarkan pembangunan tahun 2022,” tutur Rumasukun.

Baca Juga:  KPU Tambrauw Resmi Tutup Pleno Tingkat Kabupaten

Rekomendasi tersebut telah disposisi pihak Pemda Papua dan telah disampaikan pada Biro Umum Setda Papua.

“Kami telah menerima aspirasi langsung dari mahasiswa sebelum di sampaikan oleh MRP. Oleh sebab itu sesuai arahan bapak Sekda, kami telah usulkan untuk pembangunan asrama Kamasan VIII Tomohon tahun 2022,” tutur Kepala Biro Umum Setda provinsi Papua, ElpiusHugi.

Pewarta : Agus Pabika

Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Ribuan Data Pencaker Diserahkan, Pemprov PBD Pastikan Kuota OAP 80 Persen

0
“Jadi tidak semua Gubernur bisa menjawab semua itu, karena punya otonomi masing-masing. Kabupaten/Kota punya otonomi begitu juga dengan provinsi juga punya otonomi. Saya hanya bertanggung jawab untuk formasi yang ada di provinsi. Maka ini yang harus dibicarakan supaya apa yang disampaikan ini bisa menjadi perhatian kita untuk kita tindaklanjuti. Dan pastinya dalam Rakor Forkopimda kemarin kita juga sudah bicarakan dan sepakat tentang isu penerimaan ASN ini,” ujarnya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.