Tanah PapuaMamtaTahap Akhir Tuntas, Pemkab Jayapura Bersiap Menuju Smart City

Tahap Akhir Tuntas, Pemkab Jayapura Bersiap Menuju Smart City

SENTANI, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) tahap IV atau tahap terakhir dalam rangka penyusunan masterplan kota cerdas (smart city) dan quick win program unggulan di kabupaten Jayapura, Papua tahun 2023.

Penjabat bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan, konsep smart city atau kota cerdas menyangkut keseluruhan aspek penting yang tak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

“Smart City merupakan konsep tata kelola yang disusun secara cerdas untuk menyelesaikan setiap persoalan atau masalah yang dihadapi oleh masyarakat melalui pengelolaan sumber daya dan komunitas yang dapat diwujudkan dalam strategi penyelesaian masalah, peningkatan kualitas pelayanan publik dan penciptaan situasi dan kondisi kota yang sejahtera dan nyaman,” kata Triwarno Purnomo dalam sambutannya yang dibacakan sekretaris daerah (Setda) Dr. Hana Salomina Hikoyabi, Senin (16/10/2023).

Kegiatan bimtek penyusunan master plan kota cerdas (smart city) dan quick win program unggulan tahap keempat diadakan di salah satu hotel di kota Sentani.

Dikemukakan, pembangunan berbasis smart city pada pemerintahan daerah merupakan sebuah strategi yang komprehensif, inklusif, efektif dan efisien. Terobosan baru dengan kecanggihan teknologi memanfaatkan informasi yang inovatif dan kreatif harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang semakin berkembang dan kompleks.

“Konsep pembangunan smart city sendiri merupakan pembangunan yang berkelanjutan dan memiliki daya saing serta selalu meluncurkan inovasi agar masyarakat lebih aman, nyaman, mudah, sehat dan makmur, yang tentu saja didukung oleh kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi, sehingga dapat memperbaiki kinerja dan meningkatkan efisiensi,” urainya.

Baca Juga:  Cegah Krisis SDM Papua, Kuayo: Selamatkan Anak Dari Pengaruh Negatif!

Kehadiran konsep smart city diyakini sangat tepat untuk membantu mewujudkan visi dan misi kabupaten Jayapura.

“Dari segi infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, pemulihan ekonomi, dan reformasi birokrasi, penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek diharapkan akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai proses,” jelasnya.

Untuk mewujudkan konsep smart city, diakuinya butuh waktu yang tidak singkat, juga diperlukan komitmen serta perencanaan yang matang dan menyeluruh.

“Membutuhkan keseriusan dan usaha yang gigih oleh setiap elemen, baik pemerintahan, swasta maupun masyarakat yang diawali dengan membentuk sebuah masterplan smart city kabupaten Jayapura. Hal itu akan menjadi panduan bagi pemerintah dan semua pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan konsep smart city secara holistik dan terencana,” tuturnya.

Selain itu, kata Hikoyabi, dibahas juga quick win program unggulan yang menjadi proyek percontohan yang akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami juga berharap penerapan konsep smart city di kabupaten Jayapura dapat meningkatkan pelayanan masyarakat menjadi lebih baik, lebih transparan, akuntabel dan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas di berbagai kegiatan dan layanan. Melalui landasan peraturan bupati Jayapura nomor 94 tahun 2022 tentang penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di lingkungan pemerintah kabupaten Jayapura berbagai tantangan untuk menciptakan pelayanan publik prima bisa kita selesaikan melalui implementasi smart city yang muaranya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” bebernya.

Baca Juga:  Cintiya Ruliani Talantan Resmi Gantikan Klemens Hamo Pimpin DPRD Kabupaten Jayapura

Lanjut dikemukakan, kabupaten Jayapura terpilih menjadi salah satu kabupaten untuk mengikuti implementasi gerakan menuju smart city, yang telah disepakati dan disahkan dalam nota antara aplikasi kesepahaman informatika dengan pemerintah kabupaten Jayapura pada tanggal 28 Februari 2023 dan SK pembentukan dewan smart city kabupaten Jayapura tanggal 12 April 2023.

“Dari hasil diskusi bimbingan teknis tahap satu, telah tersusun kertas kerja salah satunya memuat analisa SWOT dengan perencanaan dari masing-masing perangkat daerah,” jelas Sekda.

Dalam Bimtek tahap II telah tersusun kertas kerja yang memuat rencana aksi setiap dimensi smart city yaitu dimensi smart government, smart branding, smart economy, smart society, smart living, dan smart environment manajemen resiko.

“Sementara dalam bimtek tahap ketiga membahas smart city guna meminimalisir resiko yang akan terjadi dan untuk memiliki kesiapan dalam merespons jika resiko tersebut terjadi. Sedangkan bimbingan teknis tahap keempat ini merupakan tahap akhir dari penyusunan masterplan smart city di kabupaten Jayapura dan akan menjadi sebuah buku panduan yang sudah disusun dari tahap pertama sampai ketiga,” tutur Hikoyabi.

Sementara itu, Acuviarta Kartabi, staf ahli Kementerian Kominfo bidang Smart City RI yang juga ketua tim pendamping penyusunan Masterplan Smart City kabupaten Jayapura, mengatakan, hari ini kegiatan yang terakhir.

Baca Juga:  Pemerintah Dituding Aktor Perampas Tanah Adat Papua

“Intinya di dalam itu ada hal-hal apa yang kita butuhkan di kabupaten Jayapura, kemudian analisis di masa depan, apa yang terjadi di masa depan, serta keinginan masa depan dan kondisi masa kini itu sama atau tidak dan sudah bagus atau belum,” jelas Kartabi.

Acuviarta juga menyinggung pendanaannya semua bersumber dari Kementerian Kominfo di Jakarta.

“Pendanaan terkait programnya SDM dan sebagainya itu didanai pemerintah pusat, oleh Kementerian Kominfo. Kalau dari pemerintah daerah hanya menyiapkan OPD dan forumnya saja,” imbuhnya.

Terpisah, Gustaf Griapon, kepala dinas Kominfo kabupaten Jayapura, mengatakan, penyusunan masterplan smart city dan quick win program unggulan 2023 wajib dilakukan semua kabupaten/kota di Indonesia.

Menurut Griapon, penyusunan masterplan smart city sangat penting bagi kabupaten Jayapura. Karena itu, kesiapan setiap OPD dalam mengakomodir rencana-rencana smart city patut diapresiasi.

Penyusunan masterplan tersebut diyakini bisa dilaksanakan di kabupaten Jayapura mengingat berbagai potensi pelaksanaannya dinilai sudah cukup.

“Dalam penyusunan masterplan smart city tidak hanya sebuah buku untuk panduan, tetapi nantinya dapat dilaksanakan oleh seluruh OPD terkait apa yang sudah dimasukan di dalam buku itu,” katanya setelah bimtek tahap keempat sebagai tahap terakhir dari penyusunan masterplan smart city di kabupaten Jayapura.

Griapon menambahkan, penerapan smart city mencakup beberapa dimensi yang berhubungan dengan semua OPD dan stakeholder lainnya, tentu merupakan tanggung jawab seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jayapura. []

Terkini

Populer Minggu Ini:

Terdakwa Kasus KDRT Divonis 6 Bulan, Jaksa Didesak Naik Banding Demi...

0
“Seharusnya majelis hakim menjatuhkan hukuman maksimal sesuai ketentuan pasal 44 pasal 1 Jo pasal 5 huruf (a) Undang-undang nomor 23. Di pasal itu menyatakan, hukuman maksimal yang bisa dijatuhkan adalah penjara lima tahun dan denda lima belas juta rupiah,” ujar Gustaf Rudolf Kawer.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.