IPMMO Korwil Semarang Sukses Gelar Natal IPMMO Jawa dan Bali 2016

0
829
Suasana Natal Ikatan Pelajar Mahasiswa Moni se Jawa dan Bali tahun 2016 yang selenggarakan di gedung diklat pemerintah provinsi Jawa Tengah, Semarang. (Dok Panitia)

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Desman Sani, ketua Panitia Natal, Seminar dan tahun baru Ikatan Pelajar Mahasiswa Moni (IPMMO) Jawa dan Bali tahun 2016 mengatakan pihakny sebaga tuan rumah bangga karena telah suskses gelar kegiatan tahunan di Semarang, Jawa Tengah.

Desman menjelaskan, sebagai tuan rumah, mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam IPMMO Korwil Semarang dan Salatiga bangga karena kegiatan tahunan itu bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

“Saya sebagai ketua Paniai Natal dan kami semua mahasiswa dan pelajar dari Semarang dan Salatiga sangat bangga dan ucap syukur pada Tuhan. Karena dari awal kami memang sudah prediksi bahwa kegiatan tidak akan berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Karena kekurangan kami di finansial sangat besar. Tetapi dengan sumber daya yang ada bisa sukseskan itu,” jelas Sani kepada suarapapua.com dari Semarang beberapa waktu lalu.

Sani mengatakan, sejak dibentuknya panitia natal IPMMO 2016, dirinya dan panitia yang sudah terbentuk sudah berusaha untuk melakukan menggalang dengan berbagai cara. Antara lain, kata dia, mengirim beberapa surat sukarela kepada para alumni IPMMO Jawa dan Bali, kepada para pemimpin SKPD di kabupaten Intan Jaya dan bahkwan kepada pejabat bupati Intan Jaya dan bupati petahana yang kini maju di Pilkada Serentak 2017.

“Tetapi semua usaha itu temui jalan buntu. Tidak ada respon positif dari semua yang kami minta sumbangan sukarela. Kami hanya andalkan anggaran yang terkumpul dari beberapa kegiatan yang kami lakukan. Yaitu dari turnamen volly, futsal dan jualan berupa pinang dan buah di selah-sela melakukan turnamen itu.  Hanya hasil yang terkumpul dari itu yang kami lakukan dan sukseskan kegiatan besar itu,” urainya.

Disinggung tentang kegiatan yang dilakukan pada Natal IPMMO Jawa dan Bali 2016 yang merupakan kegiatan tahunan itu, ia mengatakan, tidak hanya melakukan ibadah natal secara seremonial tetapi juga melakukan seminar tentang Media, Organisasi dan perkembangan daerah. Selain itu, kata dia, di penghujung kegiatan melakukan pertandingan bersama.

“Kami tidak hanya bikin natal. Tetapi kami bikin seminar selama sehari penuh. Pematerinya dari abang-abang kami, yaitu Pemimpin Redaksi Suara Papua, Arnold Belau. Kami undang karena dia anak moni dari Intan Jaya yang saat ini menjadi wartawan satu-satunya. Dia bawakan materi tentang Papua dalam Kacamata Media. Selain itu ada Krismas Bagau, bawakan materi tentang Otonomi dan tata kelola daerah,” ungkapnya.

Lanjut dia, “Kami juga undang John Kobogau, mahasiswa yang saat ini mengenyam pendidikan doktor di Jawa Tengah. Setelah itu kami gelar natal bersama. Lalu di hari pergantian tahun kami gelar pertandingan antar kota Studi,” ujarnya.

Desman Sani, ketua panitia Natal IPMMO Jawa dan Bali tahun 2016 saat berikan cinderamata bagi pemateri. (Dok Panitia)

Sani menyebutkan, dua ratusan orang yang rata-rata mahasiswa dan pelajar dari kabupaten Intan Jaya telah turut berpartisipasi dalam kegiatan itu di gedung Diklat pemerintah provinsi Jawa Tengah.

“Semua keraguan kami terbalas dengan terselenggaranya kegiatan Natal IPMMO 2016 dengan sukses. Tidak ada kendala yang kami hadapi. Jadi kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, semua peserta dari setiap Kota Studi dan panitia natal sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Filemon Sondegau, ketua Korwil Semarang dan Salatiga mengaku senang karena semua kegiatan dari awal sampai akhir berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

“Sebagai tuan rumah saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang sudah bantu. Selain itu saya sangat puas dan bangga karena semua kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh dari ketua Korwil Semarang, Natal tahun 2017 mendatang akan digelar di Korwil Surabaya dan Malang. Peserta yang hadir selain dari beberapa kota studi dari Jawa dan Bali, ada juga yang datang dari Sulawesi dan Papua.

 

Redaksi