ArsipJohn Gobai: Luhut Telah Membangun Kebencian Rakyat Papua Terhadap Jakarta

John Gobai: Luhut Telah Membangun Kebencian Rakyat Papua Terhadap Jakarta

Rabu 2016-02-23 16:45:30

YOGYAKARTA, SUARAPAPUA.com — John NR Gobai, sekretaris II Dewan Adat Papua (DAP), mengatakan Menko Polhukam telah membangun kebencian rakyat Papua kepada Jakarta karena pernyataan terkait pendirian kantor United Liberation Movement West Papua (ULMWP) di Wamena.

Pernyataan Luhut yang meminta agar orang Papua segera meninggalkan Indonesia karena mendirikan dan meresmikan kantor ULMWP di Wamena beberapa waktu lalu dinilai tidak pada tempatnya dan bahkan mengundang serangan balik dari rakyat Papua.

“Luhut Binsar Pandjaitan tidak memiliki hubungan apa-apa dengan rakyat Papua karena itu tidak layak berbicara tentang rakyat Papua. Luhut masih beranggapan dirinya masih bertugas sebagai seorang tentara di medan perang yang menganggap tiap orang atau kelompok yang berbicara atau buat tindakan diluar keinginannya adalah musuh yang harus dilawan atau dimusuhi bahkan diusir,” ungkap John kepada suarapapua.com, Selasa (23/2/2016) kemarin dari Papua. 

Menurut John, dari satu sisi Luhut berkarakter orang Batak. Tetapi beliau mesti paham bahwa beliau adalah seorang menteri dan juga publik figur.

“Luhut tidak bisa gunakan cara-cara yang manusiawi ka?” tanya John dengan tegas.

Sebagai seorang Menteri, lanjut John, Luhut mesti menggunakan cara yang manusiawi dalam berbicara bukan degan cara-cara yang tidak terpuji.

“Mungkin beliau emosi atau apalah, tapi beliau mesti lihat bahwa ada persoalan di Papua yang butuh penanganan yang serius,” tegas John.

Terkait dengan tudingan Luhut soal pejabat Papua gunakan dana Freeport dan Otsus, John juga mengatakan hal itu tidak perlu dipersoalkan karena dana yang disumbangkan dari Papua ke Jakarta lebih besar, sementara dana Otsus yang menurut Luhut jumlahnya besar sangat sedikit. 

 

“Dana Otsus dan PT Freeport itu dananya masyarakat, sehingga tak perlu dipersoalkan, tetapi saya setuju jika diatur penggunaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua.”

 

Sementara itu, sebelumnya melalui media ini, Yan Christian Warinussy, Direktur LP3BH Manokwari menilai pernyataan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan sebagaimana diberitakan media massa selama beberapa waktu terakhir, menunjukkan sikap tak dewasa dan panik menyikapi persoalan Papua.

 

“Saya menilai Luhut Binsar Pandjaitan tidak mencerminkan dirinya sebagai Menko Polhukam dalam kabinet Jokowi-JK. Dia belum arif dan elegan dalam menyikapi persoalan politik dan keamanan di Papua,” ujar Warinussy, dalam press release yang diterima suarapapua.com, Senin (22/2/2016) malam. (Baca: Menteri Luhut Tak Dewasa Sikapi Persoalan Papua).

 

MIKAEL KUDIAI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Dua Hari GCC, PM Rabuka: Jadilah Pemimpin Adat Bagi Semua Warga...

0
“Hari ini kita mengingat kembali fondasi yang menjadi dasar kita membangun GCC. Kita mengingat para pemimpin kita yang dengan gagah berani berjuang untuk menjaga posisinya,” kata Sitiveni Rabuka, dilansir fijitimes.com.fj.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.