ArsipFisip Uncen Melakukan Simulasi Pemilu Pencoblosan

Fisip Uncen Melakukan Simulasi Pemilu Pencoblosan

Kamis 2014-03-06 16:46:00

PAPUAN, Jayapura — Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementrian Dalam Negeri, bekerjasama dengan Center For Election and Political Party (CEPP) FISIP UI dan CEPP FISIP Universitas Cenderawasih (Uncen), Rabu (05/03/14), kemarin, melakukan sosialisasi dengan tema “Rock The Vote Indonesia (RTVI)” di Aula FISIP Uncen, Abepura, untuk para pemilih muda.

Edward Kolu M.Si, ketua FISIP Uncen menyatakan, gerakan RTVI adalah gerakan pendidikan pemilih mudah di bawah naungan CEPP FISIP UI yang berjejaring dengan 45 PTN/PTS se-Indonesia, yang kali ini diselenggarakan di Jayapura.

“Kegiatan rock the vote diantaranya belajar demokrasi, politik, dan pemilu di rancang dengan para tutor Mahasiswa ilmu politik FISIP Uncen, baik tingkat Sarjana maupun Pascasarjana,” tegas Kolu.

Dijelaskan, para peserta pelajar SMA akan dibagi menjadi kelompok-kelompok dan di bimbing oleh para tutor Mahasiswa Ilmu Politik FISIP Uncen yang telah ditentukan jauh sebelumnya. “Metode pendidikan pemilih muda ini diharapkan terjadi dialog antar pemuda yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” ujarnya.

Pantau suarapapua.com, kegiatan ini di hadiri oleh 500 peserta siswa SMA/Sederajat dan mahasiswa se-Jayapura. Acara ini turut di hadiri oleh perwakilan Dirjen Kesbangpol Bapak Sunaryo, dan Direktur CEPP FISIP UI, Reni Suwarso, Ph.D.

Disaat yang bersamaan, rangkaian kegiatan rock the vote juga diselenggarakan di Provinsi Bengkulu.

Selaku ketua Panitia, Edward, mengatakan, peserta akan diajak berdiskusi tentang persoalan-persoalan yang menjadi tantangan bagi bagi bangsa Indonesia.

“Peserta akan diajak berdiskusi lebih dalam mengenai politik, pemilu, demokrasi, Partai Politik, dan Partisipasi. Setelah itu, peserta akan di ajak untuk simulasi memilih di TPS-TPS yang telah di sediakan sehingga nilai-nilai RTVI yang mereka dapatkan selama acara dapat disebarluaskan,” tegasnyakepada media ini disela-sela acara.

 

AGUS PABIKA

Terkini

Populer Minggu Ini:

KPK Menang Kasasi MA, Bupati Mimika Divonis 2 Tahun Penjara

0
“Amar Putusan: Kabul. Terbukti Pasal 3 jo Pasal 18 UU PTPK jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHP. Pidana penjara 2 tahun dan denda Rp200 juta subsidair 2 tahun kurungan,” begitu ditulis di laman resmi Mahkamah Agung.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.