BEM Uncen Hadirkan Syafii Efendi Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan

0
2133

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Keluarga Besar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) telah menghadirkan trainer dan motivator muda Indonesaia nonor satu, Syaffi Efendi untuk memberika motivasi dan pemahaman tentang dunia kewirausahaan. Kegiatan itu digelar di Auditorium Uncen, Abepura, Selasa (17/10/2017). 

Paskalis Boma, Ketua BEM Uncen kepada wartawan mengatakan, seminar nasional tentang kewirausahaan tersebut melibatkan seluruh komponen dari pemuda, mahasiswa dan juga pelajar sebagai masa depan bangsa yang akan turut serta menjadi pemimpin muda.

“Seminar seperti ini sangat penting karena dengan kegiatan sepperti ini kita boboti generasi muda dengan berikan asupan-asupan informasi bersifat materi kepada mereka agar kelak setelah mereka selesai dan sampai di tempat kerja, sudah ada skill yang didapat dari SMA atau di kuliah,” jelasnya.

Kata Boma, kegiatan seperti yang sudah digelar tersebut tetap akan digelar lagi.

“Ke depan kami akan bikin lagi tetapi akan kemas dengan bentuk kegiatan yang lain, entah seminar, diskusi atau sejenisnya sehingga generasi muda siap untuk bersaing di kalangan nasional maupun internasional dalam bidang perekonomian dengan berikan penguatan manusia papua,” harap Boma.

Peserta yang hadir, kata ketua BEM Uncen, melebihi dari target awal panitia dan penyelenggara.

“Kami bangga karena walupun mereka harus bayar 200 ribu, peserta yang hadir sebanyak 2545 yang terdiri dari siswa, mahasiswa dan pemuda. Ini sangat luar biasa. Kami harap peserta ini dapat menerima ilmu dan dapat menjadi pegangan mereka ke depan,” ungkapnya.

Boma berharap, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan oleh dan di Uncen. Tetapi terbuka untuk umum dan bisa dilakukan oleh kampus mana pun dan dari organisasi mana pun.

“Saya harap organisasidan universitas lain juga harus memberikan materi dan penguatan kepada generasi muda papua untuk kembangkan kegiatan-kegiatan yang bersifat ilmiah supaya terus dikembagkan shehingga banyak hal penting yang didapat agar kreatif dalam dunia perekonomian maupun dalam bidang-bidang lain,” ujarnya.

Boma melihat, kegemaran mahasiswa masa kini adalah setelah selesai kuliah motivasinya bekerja sebagai PNS atau politisi. Ia berpendapat, generasi muda zaman sekarang harus berfikir kreatif untuk membina masa depannya.

“Sehingga anak muda tidak hanya terpatok pada sistim pemerintahan tidak, tetapi harus berusaha agar mampu ciptakan lapangan pekerjaan dan bersaing dengan teman-teman di luar papua. Setelah selesai jangan pikir untuk jadi PNS saja atau politisi saja,” katanya.

Ia berpesan agar generasi muda harus punya sikap dan prinsip bahwa banyak hal yang bisa dikembangkan.

“Karena kami punya sumber daya yang melimpah hanya belum dapat jalan dan belum temukan sumber asupan informasi yang baik untuk kembangkan potensi kami. Kami mampu untuk memanusiakan manusia dan mampu untuk ciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain datang dan bekerja bersama bekera demi kelangsungan hidup kita ke depan,” harapnya.

Dikutip dari papuakini.com, Viktor Takarasel selaku penyelenggara dari Indonesia Entrepreneur Club mengatakan 2 ribu lebih mahasiswa sudah mendaftarkan diri dan ikut dalam seminar tersebut.

Sebagai pembicara dalam seminar tersebut Mr. Syafii Efendi, SE yang merupakan trainer dan motivator muda nomor 1 Indonesia, International Certified Coach dan penulis 4 buku best seller.

“Kami ingin mengubah paradigma siswa dan mahasiswa di sini, yang mana ketika selain di bangku pendidikan harusnya membuka lapangan pekerjaan bukan mencari pekerjaan lagi,” ungkap Viktor Takarasel.

Dikatakan Viktor, anak muda di Papua kebanyakan masih dinina bobokan oleh Otsus dan Freeport Indonesia.

“Dua aset ini bisa habis ke depannya, untuk itu kita ingin bangun pemuda di Papua agar bermental usaha,” jelas Viktor.

Pihaknya mengharapkan dari seminar tersebut tumbuh bibit-bibit baru pengusaha muda Papua yang ikut mengharumkan nama Papua dan membangun Papua.Peserta juga akan dibekali tentang pemahaman dan cara-cara menghadapi pasar ASEAN yang mulai merambah hingga Papua.

“Di sini sudah tersedia semuanya, tinggal anak mudanya saja mau hilangkan gengsi atau tidak, makanya kami genjot mentalnya dan tak memberi modal langsung, karena percuma juga kalau diberi modal usaha tapi mentalnya bukan seorang pengusaha,” jelas Viktor lagi.

Kegiatan seminar Nasional Kewirausahaan dengan tajuk Mencetak Pemuda Mandiri Dalam Persaingan ASEAN terselenggara atas kerjasama Kabesma BEM Uncen dan Indonesia Entrepreneur Club (IEC) Papua dengan menghadirkan Syafii Efendi, Trainer dan Motivator Muda Indonesia Nomor 1.

Pewarta: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email