Ironis! 42 Tahun Berdiri, Sekolah ini Tidak Ada Kantor Sekolah

Rumah kepala sekolah disulap jadi kantor sekolah

0
4750

OKSIBIL, SUARAPAPUA.com — Sekolah Dasar (SD) YPPGI Borban, Okbab, Pegunungan Bintang, berdiri sejak tahun 1977. Ironisnya, sekolah yang sudah berusia 42 tahun ini tidak memiliki fasilitas sekolah yang memadai untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah tersebut.

Hingga berita ini ditulis, rumah pribadi kepala sekolah SD YPPGI Borban Okbab, Karel Mallo, S.Pd disulap menjadi kantor sekolah tersebut.

Penyebabnya, karena tidak ada kantor sekolah untuk para guru yang mengajar di sekolah itu sebagai pusat administrasi, koordinasi, rapat dewan guru dan sebagaimana mestinya tidak dilakukan.

Karel mengaku sejak ia bertugas di sekolah tersebut tidak ada fasilitas yang cukup meski umur sekolah tersebut sudah 40-an tahun. Oleh karenanya, ia berinisiatif untuk menjadikan rumah pribadinya sebagai kantor guru dan sekolah.

“Puluhan tahun tidak ada kantor. Rumah saya yang jadikan kantor untuk para guru agar kegiatan dan proses administrasi di sekolah bisa berjalan dengan baik. Karena kalau tidak ada kantor dan ruang sekolah, guru-guru sulit untuk dikoordinasikan terkait kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya kepada suarapapua.com, 14 Mei 2019 lalu.

Kepala SD YPPGI Borban Okbab, Karel Mallo, S.Pd.

Meski dengan keterbatasan tersebut, kata dia, pelaksanaan US/USBN tingkat SD Rayon Okbab Pegunungan Bintang tetap jalan dengan banyak kendala.

“Kendala yang kami hadapi itu mulai dari kekurangan kursi dan meja, kantor sekolah sebagai ruang panitia, ruang kosong untuk menjadi tempat tinggal pengawas. Semua tidak ada. Tetapi kami tetap berjuang dan selenggarakan US/USBN dengan baik,” katanya.

Ia berharap dengan kondisi sekolah yang dialami tahun ini, pemerintah daerah segera membangun kantor sekolah, meningkatkan sarana prasarana sekolah, sehingga tahun depan proses pelaksanaan US/USBN dapat berjalan dengan baik.

Pewarta: Fransiskus Kasipmabin

Editor: Arnold Belau