Dua TK YPPK di Paniai Wisudakan Muridnya Bersamaan

0
3993

PANIAI, SUARAPAPUA.com — TK YPPK St. Thomas Aquino Iyaitaka dan TK YPPK St. Fransiskus Asisi Epouto, pada hari Jumat (24/5/2019) secara bersamaan mewisudakan murid-muridnya di gedung aula paroki St. Yusuf Enarotali, Iyaitaka, Enarotali, Paniai.

Laswan, ketua panitia acara wisuda, dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan anak-anak yang diwisudakan merupakan langkah awal perjuangan dalam merajut pendidikan yang lebih sulit.

“Kita orang tua boleh senang dan bangga dengan wisudanya anak kita pada hari ini. Tetapi saya mau bilang ini langkah awal keberhasilan mereka. Masih banyak langkah-langkah berikut yang lebih berat akan dihadapi mereka bersama kami orang tua,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta orang tua murid, harus didik dan bina anak, lebih serius dan tegas.

“Anak usia seperti mereka ini, daya tangkapnya cepat dari apa yang dilihat dan dengar. Untuk itu, saya minta orang tua didik baik anak-anak kalian. Jauhi mereka dari pengaruh-pengaruh tidak baik yang dapat merusak masa depan mereka,” kata Laswan.

Mewakili orang tua, dia mengapresiasi guru dari kedua TK tersebut.

“Guru-guru, kalian luar biasa. Kalian dengan setia sudah mendidik mereka selama dua tahun. Ini sesuatu yang berat. Tidak gampang. Kalian bukan saja guru bagi mereka, tetapi juga sebagai orang tua,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ambrosius Kudiai, ketua PSW YPPK Tillemans Paniai, dalam sambutannya mengatakan, anak menjadi sukses dan tidak, ada pada orang tua, baik dari sisi pembinaan dan pendanaan.

“Bina dan dana tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus seimbang. Ingat ini, saya kasih tahu buat orang tua. Jangan uang banyak terus malas bina anak. Karena pasti anak itu tidak berhasil,” tegas Kudiai.

Melianus Kadepa, kepala seksi bidang tenaga teknis guru dan siswa, mewakili kepala Dinas Pendidikan kabupaten Paniai, mengapresiasi kedua TK yang terus setia mencetak sumber daya manusia (SDM) dari tahun ke tahun.

“Saya acungi jempol buat dua TK ini dan juga TK lain yang ada di Paniai. Karena dengan keterbatasan sarana dan prasarana, juga kesejahteraan (upah), tiap tahun terus cetak SDM di daerah ini. Tuhan berkati kalian,” ucap dia dalam sambutannya.

Ia mencontohkan, TK di Epouto yang tidak memiliki gedung, tetapi guru-gurunya setia mau mengajar.

“Misalnya TK Epouto. Tidak punya gedung , tetapi guru-gurunya mau setia mengajar. Ini saya salut. Dan terkait keadaan itu, kami dinas sudah catat. Semoga dalam waktu dekat ada bantuan supaya bisa dirikan gedung sendiri,” kata Kadepa.

Siswa yang diwisudakan sebanyak 76 siswa. 53 siswa dari TK YPPK St. Thomas Aquino Iyaitaka dan 23 siswa dari TK YPPK St. Fransiskus Asisi Epouto.

Dari pantauan suarapapua.com, acaranya berlangsung meriah karena di penghujung acara murid dari kedua TK ini bergantian menampilkan tarian-tarian ala budaya Papua dan dari daerah lain di Indonesia.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Arnold Belau