JFT Bangkitkan Spirit Pemain Persipura

0
2744

DEIYAI, SUARAPAPUA.com — Persipura Jayapura bernapas lega setelah dilatih Jacksen Ferreira Tiago bisa meraih kemenangan perdana di kandang sendiri saat menjamu Madura United, Selasa (16/7/2019) sore.

Kehadiran JFT di kota Jayapura untuk melatih mantan klubnya membawa angin segar bagi Persipura. Terbukti dengan hasil menang tipis, 1-0 atas tim tim tamunya dari Pulau Madura, Jawa Timur.

Kemenangan ini langsung disambut gembira para penonton dan Persipuramania di stadion Mandala. Banyak pihak bahkan menilai JFT memang cocok dengan Persipura.

Rony Huko, salah satu penggemar Persipura, Kamis (18/7/2019) sore, mengatakan, jika saja bukan JFT alias ditangani pelatih lain, hasil akhir belum tentu menang. Hal ini merujuk hasil mengecewakan selama tujuh laga yang dilakoni tim Mutiara Hitam di kompetisi Shopee Liga 1 tahun 2019.

“Hasil akhir di sepak bola, antara menang, kalah atau draw. Tetapi, kemenangan perdana ini membuktikan bahwa kehadiran Jacksen memang sangat berpengaruh, dan itu sudah membangkitkan semangat para pemain Persipura,” tuturnya.

Kehadiran JFT dianggap sangat tepat, meski sempat diragukan karena Persipura masih terkandas di dasar klasemen sementara. JFT didatangkan oleh manajemen Persipura tiga hari sebelum bertanding.

“Jacksen boleh dibilang dewa penyelamat bagi Persipura,” pujinya.

Baca juga: JFT Disambut Ratusan Suporter Persipura

Persipura meraih kemenangan perdana ini berkat satu gol dari Boaz Solosaa pada menit ke-8 babak pertama.

Hasil ini menurut pengamat sepak bola Papua, Nico Dimo, modal bagi Persipura menatap pertandingan berikut di sisa putaran pertama dan putaran kedua nanti.

“Kemenangan kemarin merupakan satu modal bagus, dan kita berharap hasil positif sama akan terus diraih dibawah kepemimpinan coach Jacksen Tiago,” kata mantan kiper Persipura era 80-an ini.

Jacksen mengatakan, hasil ini patut disyukuri, tetapi tak perlu terlarut dalam euforia kemenangan karena perjuangan Persipura masih panjang untuk membawa keluar tim dari zona merah ke papan tengah.

Ia juga berharap dukungan semua pihak, tentu dengan menyatukan hati melalui doa, harapan akan tergapai karena didengar Tuhan.

“Kita semua harus bersatu hati, bawa dalam doa, selalu muliakan nama Tuhan, dan harapan kita akan terjawab.”

Mantan pemain Persebaya Surabaya ini akui, bukan hal mudah untuk raih kemenangan perdana, apalagi ia hanya punya waktu tiga hari untuk menyiapkan tim.

“Saya rasa ada peningkatan secara tim bila dibanding beberapa pertandingan sebelumnya,” kata Jacksen.

Hasil dari tujuh laga sebelumnya memang sangat mengecewakan, dengan kebobolan 13 gol.

Laga perdana Persipura tumbang atas tuan rumah Persib Bandung (3-0), bermain imbang dengan tuan rumah Persela Lamongan (2-2).

Di stadion Mandala, Persipura ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu PSS Sleman. Setelah itu kalah dari tuan rumah PS Tira-Persikabo (2-1), kemudian imbang kedua kalinya melawan tim tamu Semen Padang FC (1-1). Kalah 3-1 saat bentrok dengan tuan rumah Arema FC, dan lagi-lagi ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu Perseru Badak Lampung FC.

Pewarta: Markus You