Solpap Tagih Janji Pemkot Jayapura

0
1680

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) menagih janji pemerintah kota (Pemkot) Jayapura usai pasar mama-mama Papua diresmikan oleh presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Pada saat pasar ini diresmikan oleh presiden Jokowi, pemerintah berjanji untuk membina mama-mama pasar dengan cara memberikan modal usaha. Tetapi sampai saat ini belum ada bukti dari janji itu, sehingga kami masih menunggu kapan akan direalisasikan,” kata Frengky Warer, ketua Solpap, Selasa (16/7/2019).

Meski belum ada perhatian sesuai janji Pemkot, katanya, pengurus Solpap terus membina mama-mama Papua, tinggal dan dampingi bersama mereka di pasar ini karena merasa terbeban semenjak tahun 2004 mulai memperjuangkan hadirnya pasar ini hingga bangunan pasar didirikan dan diresmikan.

“Penjaga pasar mama-mama Papua yang diutus oleh pemerintah sudah tidak bertugas di sini. Jadi, sekarang Solpap yang tangani mama-mama dan pasar,” ujarnya.

Menurut Frengky, pemerintah seharusnya memberikan SK kepada Solpap untuk menangani pasar dari lantai satu hingga lantai empat agar berjalan baik terutama dari aspek keamanan.

“Soal fasilitas dan lainnya itu urusan lain. Kami sudah ada bersama mama-mama Papua yang berjualan sebelum pasar ini dibangun. Jadi, kami harapkan kerja sama dengan Pemkot dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop),” tuturnya.

Untuk maksud itu, pihaknya sudah memberikan kepercayaan kepada mama-mama. Selain mendata, juga sudah dibagi sesuai dengan data tersebut. “Kami hanya butuh kerja sama dengan pemerintah untuk pembinaan, pelatihan dan sebagainya,” imbuh Frengky.

Unas Ginia, warga kota Jayapura usai membeli pisang di pasar mama-mama Papua, mengatakan bangga melihat mama-mama Papua ditempatkan di satu tempat untuk berjualan.

“Saya senang karena semua jualan di pasar ini dari hasil bumi yang dijual oleh mama-mama Papua,” katanya.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Markus You