Komee Tetap Teruskan Misi Bangkitkan Sepak Bola Meepago

0
1649

DEIYAI, SUARAPAPUA.com — Rangkaian kegiatan bagi-bagi bola secara gratis oleh Komunitas Meeyoka (Komee) di Nabire dan sekitarnya selama setahun terakhir semenjak pertama kali dibentuk patut diacungi jempol karena turut memperjuangkan kebangkitan sepakbola di wilayah Meepago.

Penilaian ini dikemukakan Petrus Gobai, mantan pemain Persinab Nabire dan PSBL Lampung, kepada suarapapua.com, Senin (6/1/2020).

Petrus mengatakan, kegiatan kepedulian yang digagas Komee merupakan hal baru di dunia sepak bola, khususnya di Nabire dan sekitarnya.

“Di generasi kami belum ada seperti ini. Saya sangat apresiasi kepada adik-adik yang selama kurang lebih satu tahun peduli terhadap kemajuan sepak bola di wilayah Meepago. Saya minta pengurus dan anggota Komee tetap semangat dan terus maju,” tuturnya.

Pego –sapaan akrab Petrus Gobai– menyampaikan keinginannya pada tahun ini akan bersama-sama maju untuk membangkitkan spirit sepak bola demi meminimalisir merebaknya berbagai jenis penyakit sosial di wilayah Meepago.

ads

“Saya mewakili para senior siap mendukung penuh,” ujar Pego.

Senada diungkapkan Thomas Yeimo, pemerhati sepakbola yang juga mantan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) kabupaten Paniai.

Thomas menilai komunitas ini luar biasa karena pada tahun pertama sudah bekerja demi kemajuan sepak bola di wilayah Meepago.

Baca Juga:  Pimpinan Keuskupan Timika: Stop Adu Domba Masyarakat Demi Tujuan Tertentu!

“Mereka luar biasa, sedang berbuat hal yang sangat baik. Saya harap, kekompakannya harus dijaga dan teruslah lanjutkan,” ucap Yeimo.

Tetapi ia juga minta kepada pengurus bisa terbuka kepada siapapun agar tahun kedua dan selanjutnya bekerja secara bersama demi satu tujuan besar sesuai visi dan misi komunitas ini.

Selain itu, Yeimo berpesan agar Komee harus jaga langkah apalagi tahun 2020 di Nabire akan digelar pesta demokrasi. “Saat Pilkada Nabire pasti banyak yang datang, jadi Komee harus tetap pada tujuan utama,” ujarnya mengingatkan.

Acungan jempol datang dari Inarius Douw, ketua Pengkab Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nabire, mengapresiasi Komee dengan kegiatan membagi-bagi bola secara gratis kepada sejumlah klub lokal.

“Memang saya akui kehadiran Komee sudah buat kegiatan yang sangat positif. Misi mulia ini saya kira harus dilanjutkan terus,” katanya saat perayaan Natal perdana Komee, Sabtu (28/12/2019) di Bumi Wonorejo, Nabire.

Rius bahkan mengaku sangat terharu dengan inisiatif baik Komee selama ini.

”Sungguh luar biasa kegiatan dari teman-teman Komee di Nabire, karena pengurus dan anggota sendiri menjadi donatur dari hasil kumpul seribu dua ribu. Saya sangat salut, selama ini mereka action tidak setelah menunggu uang.”

Baca Juga:  Derby Papua Tengah Imbang, Siap Tutup Joker di Match Ketiga

Pengurus Nabire Putra FC ini menilai kehadiran Komee benar-benar menyentuh hati sesama lain untuk peduli kepada generasi muda pemilik bakat mengolah si kulit bundar di lapangan hijau.

“Kegiatan Komee bagian dari satu misi kemanusiaan melalui sepak bola. Selama ini teman-teman Komee tidak pernah datang ke saya minta donasi untuk bantuan bola. Itu luar biasa. Mereka bergerak sendiri dengan hati. Jadi, ini benar-benar murni kepedulian mereka,” kata Rius.

Fredy Degei, ketua Komee, menjelaskan, pembentukan komunitas ini berawal dari keprihatinan bersama sejumlah mantan pesepakbola maupun yang masih aktif melihat berbagai fakta menyedihkan turut memengaruhi perkembangan anak-anak muda di Nabire maupun wilayah Meepago pada umumnya.

“Komunitas Meeyoka murni dari hati kami pengurus dan anggota. Selama tahun 2019 ini kami serahkan bantuan bola ke klub-klub dengan sumber dananya dari hasil sumbangan sukarela atau ebamukai,” kata Degei.

Menurutnya, komunitas ini fokus pada kebangkitan sepak bola bagi generasi muda di wilayah Meepago.

Baca Juga:  Atlet Papua Raih 8 Medali di Kejurda Atletik Jatim Open 2024

“Karena peduli, kami mau buktikan demi kemajuan sepak bola di wilayah Meepago. Komee akan terus maju untuk berbuat lebih lagi,” ujarnya.

Degei menyatakan, kegiatan bagi-bagi bola secara gratis ke sejumlah klub lokal yang telah dilakukan selama 2019 akan dilanjutkan.

Dalam kaitan itu, harap dia, perayaan Natal yang digelar pertama kali oleh Komee bertujuan menyatukan berbagai pihak terkait untuk turut berperan aktif demi memajukan bidang olahraga terutama sepak bola.

“Pada momentum ini kami mengundang semua senior dan pengurus sepak bola. Mari kita bersatu untuk peduli terhadap anak-anak muda. Harapan kami, suatu saat akan muncul tim profesional dari wilayah Meepago,” ujar Fredy.

Perayaan ibadah Natal perdana Komee diadakan di sekretariatnya yang terletak di bilangan Bumi Wonorejo, Nabire, Papua. Hadir di ibadah ini sejumlah pihak penting dalam bidang sepak bola di wilayah Meepago, antara lain Petrus Gobai, Inarius Douw, Thomas Yeimo, Alfred Fredy Anouw, anggota DPRP, Efraim Wambrauw, bendahara Persewar Waropen, serta undangan lainnya.

Pewarta: Markus You

Artikel sebelumnyaDPRD Deiyai Punya Sejumlah Agenda
Artikel berikutnyaHarapan Tomas dan Toda ke DPRD Deiyai