Pengurus KAPP Dogiyai Dilantik, Haluk: Wajib Kerja Keras

0
1558

MOANEMANI, SUARAPAPUA.com — Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Pengusaha Papua (BPD KAPP) kabupaten Dogiyai periode 2020-2025 yang telah dilantik Jumat (14/2/2020) kemarin, diharapkan konsisten dalam bekerja bagi kemandirian orang asli Papua, khususnya di Dogiyai.

Harapan itu dikemukakan Musa Haluk, ketua umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KAPP saat menyampaikan sambutan pada konferensi daerah (Konferda) pertama BPD KAPP kabupaten Dogiyai, di aula Gereja Kingmi Digikotu, Moanemani, distrik Kamuu.

“Saya menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferda pertama KAPP Dogiyai ini. Selamat juga untuk ketua dan jajaran pengurusnya. Saya yakin bahwa pelantikan yang baru berlangsung ini mudah dan gampang. Tetapi merawat, konsisten bekerja, dan menjalankannya, itu pekerjaan yang sulit sekali dan berat. Untuk itu, dibutuhkan komitmen dan kerja keras,” tuturnya dalam sambutan penutup usai pelantikan.

Musa Haluk didampingi Asisten I Setda kabupaten Dogiyai, Nason Pigai, melantik ketua umum beserta pengurus KAPP kabupaten Dogiyai. Mereka dikukuhkan oleh ketua Dewan Adat Daerah Dogiyai, Germanus Goo.

Baca Juga: Pemerintah Mesti Dukung KAPP di Setiap Daerah

ads

Haluk berpesan, pengurus KAPP mesti memprioritaskan pendampingan dan pengembangan sektor riil milik masyarakat asli Papua, serta terbuka dan harus mau belajar dari kampung.

Baca Juga:  Tak Patuhi Aturan, 38 Anggota PPD di Intan Jaya Diberhentikan Sementara

“Dalam masa kepemimpinan saya sudah jelas punya komitmen untuk membangun ekonomi dari desa atau kampung ke kota. Di kampung-kampung, ada para profesor, doktor dan insinyur. Kita kembali berguru kepada mereka. Banyak bertanya karena soal kemandirian, merekalah ahlinya,” ujar Haluk.

Ia akui nenek moyang orang Papua adalah petarung, pelaut, dan petani hebat.

“Mereka adalah manusia-manusia mandiri. Karena itu, mari, kita kembali ke dusun,” ajak Haluk.

Arnoldus Douw, ketua BPD KAPP kabupaten Dogiyai, menyatakan siap bekerja, dan memohon kerjasama dari semua pihak, terutama para pelaku ekonomi orang asli Papua di 10 distrik, pemerintah daerah serta pengurus pusat KAPP.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Dalam lima tahun ke depan, kami akan menjalankan beberapa agenda prioritas,” kata Douw menyampaikan sambutannya.

“Untuk pengusaha di bidang jasa konstruksi juga, tetapi terutama bagi sektor riil, yaitu kesejahteraan mama-mama pasar, pemilik kebun, ternak, kolam ikan, serta usaha-usaha kecil dan menengah lainnya, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KAPP,” tuturnya.

Baca Juga:  Seorang Fotografer Asal Rusia Ditangkap Apkam di Paniai

Baca Juga: OAP Harus Bisa Menjadi Pengusaha

Germanus Goo berharap, dengan kehadiran KAPP kabupaten Dogiyai, ada perubahan, ada keberpihakan, terhadap para pengusaha asli Papua, baik di sektor riil maupun jasa konstruksi agar putra daerah mandiri di atas negerinya sendiri.

“Kabupaten Dogiyai sudah 13 tahun sejak dimekarkan. Pembangunan dalam kepemimpinan bupati dan wakil bupati yang sekarang sudah memasuki tahun ketiga, tetapi kurang ada keberpihakan terhadap orang asli Papua,” kata Goo.

Nason Pigai, dalam sambutannya usai pelantikan menegaskan, perlu bersatu, saling merangkul dan bekerjasama diantara pengurus, anggota maupun pelaku usaha dibawah naungan KAPP.

“Seyogiyanya kita dapat mencontoh kebesaran hati, komitmen dan konsistensi dari bapak Didimus Tebai dengan Koperasi Kopi yang pernah mengharumkan nama Dogiyai di tingkat nasional bahkan internasional. Dia sudah membantu banyak petani kopi. Bagi pengurus yang baru dilantik, tugas kalian untuk usaha-usaha kecil menengah milik masyarakat Dogiyai, berat. Jadi, harus berbesar hati, dan konsisten. Gunakan wadah ini tempat belajar dan berusaha agar nantinya bisa sukses dan mandiri,” tutur Pigai.

Baca Juga:  Freeport Indonesia Bangun Jembatan Hubungkan Kampung Banti 2 dan Banti 1

Baca Juga: Konferpussus Istimewa ke-I KAPP Resmi Dimulai

Stefanus Petege, ketua panitia Konferda ke-I BPD KAPP kabupaten Dogiyai, dalam sambutannya mengaku telah berupaya keras dalam segala keterbatasan untuk sukseskan kegiatan yang disambut hangat banyak pihak di daerah ini.

Stef juga apresiasi atas kehadiran empat pengurus BPP KAPP, dipimpin ketua umum, yang telah diupayakan panitia agar datang ke Dogiyai untuk bisa saksikan langsung Konferda pertama ini.

“Syukurlah, akhirnya sukses. Tadi kita barapen babi dan makan bersama. Semua pihak, termasuk mama-mama pasar di Dogiyai terlibat di dalam kegiatan ini, jualan mereka dapat kita konsumsi di acara ini. Ya, itu semua karena rahmat dan berkat Tuhan,” kata pria asal Timeepa ini kepada suarapapua.com usai Konferda pertama KAPP kabupaten Dogiyai.

Lebih dari 60 pelaku usaha di kabupaten Dogiyai turut hadiri kegiatan yang dimulai jam 9 pagi dan berakhir pada Pukul 16.00 WIT.

Pewarta: Bastian Tebai
Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaKomunitas Youtuber Jayapura Siap Rayakan HUT Pertama
Artikel berikutnyaSembilan Mahasiswa Asal Papua Barat Dipulangkan dari China