DPRD Intan Jaya Desak Pemkab Fasilitasi Nasib Siswa Yang Hendak Kuliah

0
1289

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Ketua Komisi B DPRD Intan Jaya Martinus Maisini mendesak Pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk memperhatikan nasib mahasiswa baru yang hendak melanjutkan pendidikan tinggi di beberapa kota studi di Indonesia.

Hal itu dikatakan Marthinus Maisini mengingat siswa-siswi yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang saat ini terkendala dengan pembatasan sosial yang diperluas dan di perketat ditengah pandemi Covid-19.

“Kami DPR minta kepada pemerintah dan tim Covid-19 agar menfasilitasi siswa dan siswi kita yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Dari semua lini, baik administrasi protokol kesehatan maupun transportasi udara,” harap Maisini melalui sambungan telepon kepada suarapapua.com, Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga:  Pemakaman Almarhum Lukas Enembe Ditunda Jumat Besok

Maisini juga meminta pemerintah serius menangani persoalan yang dihadapi calon mahasiswa, mengingat sumber daya manusia itu penting bagi kemajuan suatu daerah.

“Pemerintah harus data pelajar yang hendak kuliah, baik yang ada di Jayapura, Nabire, Timika atau di Intan Jaya secara jelas. Supaya fasilitasi transportasi udara (uang tiket pesawat) karena Covid-19 ini berdampak pada ekonomi pendapatan orangtua kita. Sehingga disini perlu bantuan pemerintah agar siswa-siswi kita tidak jadi korban tahun ini,” katanya.

ads
Baca Juga:  Mahasiswa Bersama Rakyat Papua Tolak Investasi Blok Wabu Intan Jaya

Sebelumnya, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya se-Kota Studi Jayapura (IPMI-J), Yustianus Agimbau meminta perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Intan Jaya bagi pelajar SMA/SMK yang telah lulus tahun ini yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Saya lihat adik-adik yang selesai SMA/SMK itu, mereka ingin sekali kuliah di Jayapura dan di Papua, termasuk di luar Papua. Mereka sangat kecewa sebab transportasi laut, udara maupun darat ditutup dengan alasan virus corona.

Baca Juga:  Freeport Bersihkan Dampak Longsor, Gereja Banti Dua Kembali Aktif

Sementara hari ini untuk penerimaan mahasiswa baru disetiap kampus negeri maupun swasta dengan tes online sulit bagi orang awam,” katanya.

Oleh sebab itu ia berharap agar pemerintah Intan Jaya  secara khusus dan umumnya untuk pemerintah Meepago agar menanggapi siswa-siswi ini, agar SDM Intan Jaya dan Meepago pada tahun ini terbengkalai.

Pewarta: Yanuarius Weya

Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaFOTO: Kaita Cafe dan Resto Pasir II Jayapura Utara
Artikel berikutnyaPAM PosPel Gelar FGD Melihat Arahan Gereja Dalam Masa Pandemi Covid-19