Taman Tanah Merah 46 Malanu, Tempat Rekreasi Manakjubkan di Sorong

0
2905
Salah satu spot foto love yang dapat melihat pemandangan kota Sorong. (Maria Baru- SP)
adv
loading...

KOTA SORONG, SUARAPAPUA.com— Taman Tanah Merah 46 Malanu merupakan tempat rekreasi yang mensajikan keindahan alam. Di sana tersaji tujuh spot panora yang menakjubkan. 

Awalnya, tempat itu merupakan bukit yang akhirnya dirubah menjadi tempat rekreasi yang indah dan menarik untuk dikunjungi warga masyarakat Kota Sorong dan sekitarnya.

Axel Simbar, salah satu anak muda yang mempunyai inisiatif mengelola tempat rekreasi itu mengatakan, dari bukit ini ketika menoleh ke Kota Sorong akan nampak keindahan yang menarik dan melihat pemandangan sunset yang indah.

Ia mengakui, awalnya ia sendiri yang mengelola tempat rekreasi tersebut, tetapi kemudian belakangan ia mengajak sejumlah anak muda untuk bekerjasama mengelola dan menjaga Taman Tanah Merah 46.

Baca Juga:  Temui MRP, Forum Pencaker PBD: OAP Harus Diberdayakan di Segala Bidang

“Selama Covid-19, saya tidak ke mana-mana. Saya dan teman-teman di sini suka bermain di bukti setiap sore. Kita bisa lihat pemandangan kota Sorong, alam hijau, sunset. Saya harus bicara dengan pemilik tanah untuk bagaimana memanfaatkan tempat ini. akhirnya pemilik tanah setuju dan sekarang jadi begini,” jelas Axel kepada suarapapua.com, Sabtu (27/6/2020).

ads

Di tempat rekreasi ini, katanya terdapat spot kursi roda 46, spot bangku, spot ayunan, spot sarang burung, dan spot rumah pondok.

Baca Juga:  Warinussy Minta Kapolres Jayapura Diperiksa Karena ‘Membiarkan’ Warga Sipil Bertindak Arogan di Mapolres

“Upaya ini merupakan cara bagaimana mendorong bagaimana mendatangkan hasil sendiri, namun upaya untuk mendorong anak-anak muda kurangi kegiatan negatif,” tutur Axel.

Katanya, tempat rekreasi sendiri dibuka sejak pandemi Covid-19 mewabah. Sejauh ini katanya, pengunjung masih kurang, namun pendapatan mencapai rp300 ribu perbulan. Sementara pendapatan digunakan untuk membeli kebutuhan hias dan menata taman.

Selina Akuray, pemilik lahan dan sekaligus menjadi orang tua bagi anak-anak muda mengakui, apa yang dilakukan anak muda di taman merupakan kegiatan positif.

Baca Juga:  Peringati Hari Pers Nasional, Pegiat Literasi dan Jurnalis PBD Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Ia mengakui, semua orang tua ikut mendukung dan mendorong, tetapi tetap mengontrol anak muda dan setiap pengunjung yang berkunjung.

Selina mengatakan, Taman Tanah Merah merupakan tempat rekreasi yang menantang sebab sebelum sampai di puncak harus mendaki bukit-bukit kecil yang menguras tenaga.

“Ini kegiatan positif sehingga saya membolehkan anak-anak muda untuk memanfaatkan lahan kosong ini. Kami tetap mendukung dan mengontrol semua aktivitas anak muda,” tukasnya.

 

Pewarta: Maria Baru

Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaLatar Belakang Orang Papua Mengungsi ke PNG (Bagian 1)
Artikel berikutnyaFOTO: Kaita Cafe dan Resto Pasir II Jayapura Utara