Mahasiswa Uncen Tolak Keterlibatan Akademisi  dalam Revisi Otsus Jilid II

0
1316

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura menolak dengan tegas keterlibatan akademisi Uncen dalam merevisi Otonomi Khusus (Otsus) jilid II.

Mahasiswa meminta agar mendengarkan kemauan rakyat sesuai dengan UU Otsus No. 21 Tahun 2001 pasal 77. Hal itu disampaikan oleh koordinator lapangan Kayus Heluka didepan massa gapura Uncen atas Waena, Senin (3/8/2020).

“Uncen tidak punya legitimasi hukum untuk melakukan revisi Otsus yang punya kewenangan untuk revisi atau tidak itu ada ditangan rakyat sesuai dengan UU Otsus  No. 21 Tahun 2001 pasal 77 jadi sekarang tanyakan ke rakyat bukan Uncen atau elit-elit politik,” tegas Heluka.

Baca Juga:  Inilah Sikap Resmi KNPB Terhadap Agenda Pemilu 2024

Ia meminta agar Pemerintah Propinsi Papua dan Papua Barat berhenti memberikan rekomendasi yang tidak legal kepada Uncen.

“Sudah 20 tahun waktu yang cukup lama Papua dan Papua Barat diberikan Otsus jadi sekarang silahkan tanyakan rakyat kesejahteraan yang didapatkan setelah Otsus hadir,” ujarnya.

ads

Senada dengan itu seorang mahasiswa menambahkan bahwa Otsus itu telah gagal total sehingga tidak pernah lagi bicara Otsus Jilid II.

“Kemiskinan paling tinggi di Indonesia adalah Papua dan Papua Barat, Kesehatan terburuk di Indonesia adalah Papua dan Papua Barat, dan juga pendidikan saja tidak gratis lalu Otsu situ ada untuk apa?”

Baca Juga:  Pembangunan RS UPT Vertikal Papua Wajib Perhatikan Dampak Lingkungan

“Otsus tak ada manfaatnya untuk orang Papua, dia hadir hanya untuk membunuh kami, merampas kekayaan kami, mau punahkan kami jadi kita akan tetap tolak sampai rakyat yang harus bicara maunya apa? Referendum atau Otsus Jilid II,”  katanya.

Berikut pernyataan sikap mahasiswa Universitas Cenderawasih

  1. Uncen adalah salah satu aktor utama dari semua pelanggaran HAM berat yang terjadi di tanah Papua maka berhenti perpanjang Otsus jilid II.
  2. Uncen segera berhenti membahas dan merumuskan Otsus Jilid II untuk perpanjang  penderitaan rakyat West Papua. Otsus bukan konspirasi bangsa dan rakyat Papua melainkan produk dan program Jakarta yang dititipkan melalui uncen untuk dirumuskan dan mengkaji demi meredam isu Papua merdeka.
  3. Uncen stop membuat Pansus akademisi bersama kelompok-kelompok oportunis untuk menghidupkan nyawa Otsus.
  4. Uncen stop menangkapi draf Otsus yang telah mati tetapi segera buat draf referendum bagi bangsa Papua Barat.
  5. Kami mahasiswa Uncen menolak dengan tegas keterlibatan pihak lembaga Universitas Cenderawasih untuk melakukan kajian Otonomi Khusus II.
Baca Juga:  Cegah Krisis SDM Papua, Kuayo: Selamatkan Anak Dari Pengaruh Negatif!

 

Pewarta : Yanuarius Weya

Editor : Arnold Belau

 

Artikel sebelumnyaPengembangan Obyek Wisata Jayawijaya Terkendala Tempat Religi
Artikel berikutnyaMahasiswa Intan Jaya Tolak PT. MSL Beroperasi di Tanah Migani