Simon Bame Ajak Sukseskan Seminar ‘Mare Raya Prospek dan Kendala’

0
932
Simon Petrus Bame dan rekan-rekannya. (Maria Baru - SP)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Simon Petrus Bame, Ketua panitia seminar sehari yang akan dilaksanakan pada 11 November 2020 di distrik Mare kabupaten Maybrat mengajak masyarkat dan pemerintah untuk terlibat aktif dan meyukseskan seminar sehari yang dilaksanakan dengan tema “Mare dan Mare Selatan Prospek dan Kendala”.

Seminar itu direncanakan mengundang 18 pihak kampung, di mana 9 kampung dari distrik Mare dan 9 lainnya dari distrik Mare Selatan dengan empat narasumber, yaitu Bupati dan Ketua DPRD Maybrat, Ketua Aman Sorong Raya, serta DPR jalur Otsus.

“Seminar sehari ini dilakukan dengan tujuan mengajak pemerintah dan masyarkat melihat persoalan yang sedang terjadi di wilayah Mare Raya. Selain itu juga, melihat potensi yang ada di wilayah Mare. Oleh sebeb itu, kami mengajak masyarkat untuk terlibat aktif.”

Baca Juga:  PT MAM Masih Beroperasi, Pemkab Sorong Dituding Sengaja Biarkan

“Seminar ini sebagai ruang untuk menyalurkan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Mereka melihat secara langsung kendala di lapangan dan keluhan dari masyarkat, karena sudah 12 tahun kami dianaktirikan oleh pemerintah Maybrat,” jelas Simon kepada suarapapua.com, Rabu (4/11/2020).

Dikatakan, bupati sebagai pengambil kebijakan untuk melihat langsung ketimpangan sosial yang sedang dialami oleh masyarkat Maybrat. Ketua DPRD sebagai fungsi pengawasan legislatif, Aman Sorong Raya hadir membuka ruang untuk melihat hak-hak masyarkat adat dalam menghadapi invenstasi dan pembangunan yang tidak berpihak pada masyarkat adat, sedangkan Anggota DPR jalur Otsus hadri untuk memberikan prespektif budaya masyarkat Mare.

ads
Baca Juga:  KKJ PB-PBD Kecam Tindakan Arogan Oknum TNI AL Terhadap Para Jurnalis di Kota Sorong

Melianus Tahoba, Sekertaris panitia menjelaskan, kegiatan seminar ini didorong berdasarkan kebutuhan yang ada selama ini. Di mana banyak persoalan yang dihadapi masyarkat Mare Raya, namun belum menjadi perhatian khusus pemerintah Maybrat.

Maka ia minta masyarkat Maybrat untuk menyambut kegiatan seminar itu tanpa mendugaan negatif adanya tumpangan kepentingan politik praktis dalam seminar tersebut.

Baca Juga:  Datangi MRP PBD, Mama-mama Papua Tuntut Bangun Pasar Khusus OAP

“Hal ini masalah akses jalan, pendidikan, pertanian, dan potensi alam yang belum menjadi perhatian pemerintah. Sehingga kami mendorong seminar untuk bersama melihat dan mencari solusi bersama, tanpa melihat seminar ini sebagai bagian dari kampanye politik. Tapi benar-benar murni untuk Mare yang lebih maju, SDM dan lainnya demi kesejahteraan masyarkat Mare,” tutur Melianus.

 

Pewarta: Maria Baru

Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaPeringati Hut ke-75, Brimob Polda PB Gelar Rapid Tes Gratis
Artikel berikutnyaDPRD Tolikara Resmi Dilantik, Wanimbo: Siap Kawal Pembangunan