BeritaKapela Honelama Adakan Belasan Jenis Perlombaan, Ini Tujuannya

Kapela Honelama Adakan Belasan Jenis Perlombaan, Ini Tujuannya

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Umat Katolik Lingkungan Yesus Ninom Welago Honelama, Paroki Kristus Jaya, Wamena, Dekenat Pegunungan Tengah Papua, Keuskupan Jayapura, berpartisipasi dalam berbagai jenis perlombaan dan pertandingan yang dimulai awal pekan ini.

Ludia Logo, ketua panitia perayaan Natal tahun 2020 Lingkungan Yesus Ninom Welago Honelama, mengatakan, belasan jenis perlombaan dan pertandingan diadakan untuk mempererat tali persaudaraan dan sekaligus merangkul umat Katolik yang selama ini tidak aktif mengikuti ibadah maupun kegiatan lainnya.

“Ini dalam rangka natal, walaupun tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19 maupun kejadian dan masalah yang terjadi di sini dan secara umum kabupaten Jayawijaya serta Papua, tetapi sebagai bentuk suka cita dalam rangka merayakan Natal tahun ini, kami mengadakan serangkaian kegiatan perlombaan dan pertandingan serta anjangsana,” jelasnya kepada suarapapua.com di halaman Kapela Honelama, Senin (14/12/2020).

Menurut Ludia, ada 11 jenis perlombaan dan pertandingan dengan melibatkan seluruh umat Lingkungan Honelama.

Baca Juga:  MRP Papua Pegunungan Apresiasi Masyarakat Adat Mulai Olah Tanah

“Semua umur, baik anak-anak Sekami, Sekolah Minggu dan Misdinar, terus Orang Muda Katolik (OMK), Wanita Katolik (WK) hingga bapak-bapak semua terlibat. Bukan semata-mata kejar juara, tetapi ada maksud terpenting dari kegiatan ini,” katanya.

Ia merinci pertandingan futsal khusus bapak-bapak dengan satu syarat wajib mengenakan rok, sedangkan volly air pesertanya pasangan keluarga, lomba kelereng untuk keluarga bapak, mama dan anak, juga lomba isi paku dalam botol untuk nenek-nenek, lomba baca Alkitab diikuti anak-anak Sekami, dan lomba menyanyi Mazmur bagi anak-anak Misdinar dan OMK.

“Ada juga lomba merangkai bunga pesertanya ibu-ibu, terus ada lomba tarik tambang, vokal group untuk mama-mama dan bapak-bapak, serta beberapa lagi,” kata Logo.

Dengan kegiatan seperti ini, ia berharap bisa menciptakan keakrabatan diantara umat, juga meningkatkan rasa persaudaraan sekaligus merangkul umat Kapela Honelama.

Baca Juga:  Pj Gubernur Bersama Pj Bupati Launching Listrik Menyala 24 Jam di Tiom

“Ini cara kami untuk coba rangkul, ya selama ini mungkin karena memiliki kendala atau masalah lain hingga tidak datang ke gereja untuk beribadah.”

Kata Ludia, untuk memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, para ketua Komunitas Basis (Kombas) yang ada di Lingkungan Honelama telah menyampaikan pengumuman kepada umat untuk terlibat.

Khusus kegiatan anjangsana, panitia bersama umat sepakat melakukan kunjungan kasih ke Selter KPA yang terletak di Pikhe.

“Kita akan mengunjungi saudara-saudari yang sementara sedang dirawat di Selter sana. Rencananya itu pada hari Minggu 27 Desember 2020,” jelasnya.

Puncak acara Natal, menurutnya, akan dilaksanakan 28 Desember 2020. Sedangkan perayaan misa Natal tetap 25 Desember 2020.

“Tiga tahun terakhir ini kita tidak adakan perayaan Natal di Lingkungan Honelama, dan baru tahun ini kami akan laksanakan secara sederhana,” imbuh Ludia.

Sementara itu, Elly Wamu, pewarta (Wenewolok) Kapela Yesus Ninom Welago Honelama, mengingatkan masa Adven wajib mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus yang harus diisi dengan pertobatan.

Baca Juga:  Dukung Kanaky Bebas Dari Prancis, KNPB Gelar Aksi di Jayapura

“Kita mempersiapkan diri agar kita mengalami Yesus hadir di dalam hati kita, sehingga kita juga diteguhkan iman untuk saling mengasihi dan melayani sesama,” ucapnya.

Elly yang juga kepala bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik kantor Kementerian Agama kabupaten Jayawijaya ini mengajak seluruh umat Nasrani khususnya umat Katolik di Jayawijaya agar mempersiapkan diri untuk menerima kelahiran Putra Natal sebagai penyelamat umat manusia.

“Pada masa Adven ini kita mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Dan datanglah kepadaNya agar lahir di dalam hati kita masing-masing. Manusia tidak luput dari segala salah dan dosa, maka Sakramen Tobat sangat penting bagi kita agar dengan hati yang bersih menyambut kedatanganNya di dunia,” ajak Wamu.

Pewarta: Onoy Lokobal
Editor: Markus You

Terkini

Populer Minggu Ini:

KNPB Gelar Aksi Pemasangan Lilin Mengenang 12 Tahun Kematian Musa Mako...

0
“KNPB bersama roh dan semangat perlawanan 39 orang yang telah di bunuh dan roh Mako Tabuni akan tetap ada dan akan selalu ada selama rakyat Papua tidak diberikan ruang demokrasi untuk menentukan nasib sendiri.”

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.