Pemuda dan Masyarakat Yahukimo Menolak Otsus Jilid II dan DOB

0
921

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Pemuda dan masyarakat Kabupaten Yahukimo menolak Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II dan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) karena dinilai akan memperpanjang penderitaan orang Papua di dalam negara Indonesia.

Hal ini ditegaskan Aven Samban mewakili seluruh Masyarakat Yahukimo, pada Kamis (15/7/2021) kemarin saat membacakan pernyataan sikap.

Selain pemuda dan masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, AMPTPI, KNPB, PRD, TPNPB, dan Pelajar Mahasiswa juga menyatakan untuk menolak perpanjangan otsus jilid II dan pemekaran DOB.

“Kami pemuda dan seluruh masyarakat Yahukimo tujuh suku dan dua belas sub suku di Yahukimo dengan tegas menolak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat untuk kepentingan elit-elit politik papua,” tegasnya.

Baca Juga:  Puspom TNI Terkesan Tertutup Proses Hukum 13 Tersangka Penyiksaan Warga Sipil di Puncak

Aven menambahkan, pemuda dan Masyarakat Yahukimo mengambil sikap dengan benar. Sebab menurutnya, program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui otonomi khusus hanya untuk kepentingan elit politik belaka.

ads

“Dan telah terbukti dua puluh tahun masyarakat papua tidak tersentuh,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Alumni Sejawa Bali dan Sumatra (HA-JABASU) Elpas dalam rilis persnya menegaskan, alumni Sejawa Bali dan Sumatra dan Solidaritas Pemuda Yahukimo (SOPPY) menolak dengan tegas upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Papua dan pemerintah pusat.

“Menteri dalam negeri Tito Karnavian dan Presiden RI berhenti tawaran gula-gula manis terhadap rakyat Papua Barat. Dengan memberikan harapan bagi masyarakat Yahukimo,” tegas Elpas.

Elpas menolak agar para aparat keamanan TNI dan Polri untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap masyarakat Papua dan pejabat Papua dan papua Barat.

Baca Juga:  Tamatkan 25 Siswa SSB, Kogoya: Kami Selenggarakan Tiga Program

Berikut Pernyataan Sikap Aksi Damai Penolakan Otsus Jilid II dan DOB:

  1. Kami seluruh rakyat Yahukimo menolak dengan tegas upaya perpanjangan Otsus Papua dan Papua Barat Jilid II
  2. Kami menolak dengan tegas pemekaran Daerah Otonomi baru (DOB) yang sedang dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk diterapkan di Papua dan Papua Barat
  3. Kami masyarakat Yahukimo 7 suku dan 12 sub suku menolak dengan tegas upaya yang sedang dilakukan oleh pemeirntah pusat untuk kepentingan elit-elit politik Papua.
  4. Kami dari alumni Se-Jawa Bali dan Sumatera (HA-HJABUSU) di Yahukimo dan Solidaritas Pemuda Peduli Rakyat Yahukimo (SOPPY) menolak dengan tegas upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Papua dan Pemerintah Pusat
  5. Kami seluruh rakyat Yahukimo bersama tokoh agama, adat, pemuda, perempuan, AMPTPI, KNPB, PRD, TPNPB, PGGY, KNPI, PNWP, PWP, Pelajar dan Mahasiswa menyatakan sikap bahwa oknum tertentu akan kami kejar kemana pun mereka pergi
  6. Elit-elit politik papua berhenti berdansa di atas penderitaan masyarakat Yahukimo
  7. Otsus berakhir, MRP tutup, Freeport dituup dan gerlar referendum untuk rakyat papua menentukan hak penentuan nasib sendiri
  8. Menteri dalam negeri, presiden Jokowi serta wakil presiden berhenti tawarkan gula-gula manis terhadap rakyat papua barat dengan memberikan harapan bagi masyarakat Yahukimo
  9. Pemerintah pusat segera tarik militer organik dan non organik di Tanah Papua dan papua Barat.
  10. Stop diskriminasi terhadap pejabat provinsi papua dan papua barat
Baca Juga:  Ketua DPC Partai Demokrat Resmi Terima Surat Tugas DPP, Siap Bersaing Dalam Pilkada 2024

REDAKSI

Artikel sebelumnyaKoalisi Cipayung Kota Jayapura Desak Pemerintah Buka Ruang Dialog
Artikel berikutnyaSadar dan Buka Matamu! Otsus Jilid II dan NKRI Bukan Masa Depanmu