Mahasiswa Minta Pemerintah Yalimo Segera Realisasikan Bantuan Studi

0
1089

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pengurus Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo (HMKY) se-Indonesia menuntut Pemerintah segera realisasikan Dana Bantuan studi telah sediakan dana bagi mahasiswa namun sejauh ini belum terealisasi.

Jhon West Wandik, Ketua HMKY se-Indonesia menegaskan Pjs Bupati dan kepala Dinas terkait segera menjawab aspirasi mahasiswa yang mana sudah diajukan kepada pemda kabupate Yalimo.

“PJS Bupati dalam hal ini ibu Ribka Haluk, Sekda, Kadis Pendidikan, dan juga kepala dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo untuk segera menjawab aspirasi dari mahasiswa Kabupaten Yalimo“, tegasnya pada Jumat, (3/12/2021) di secretariat HMKY Pasar Lama Tanah Hitam Jayapura, Papua.

Jhon mengakui, sudah lama ajukan tata Base Mahasiswa Yalimo di seluruh Indonesia dan juga bertemu pemeritah secara langsung pada tanggal 11 November 2021 di Elelim Ibukota Yalimo. Namun sejauh ini belum direspon baik hingga kewajiban mahasiswa di tiap Kampus terkendala.

Baca Juga:  Mahasiswa KC Sulut Mendukung Sikap Uskup Jayapura Soal Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

“Kami sudah kumpul tata base mahasiswa sebagai persyaratan dan juga ketemu langsung. Tapi belum direspon sejauh ini. Oleh karena itu, kami adalah aset dari kabupaten Yalimo, kami adalah tulang pungkung masyarakat. sehingga dengan tegas pemerintah segera menjawab aspirasi kami,” katanya.

ads

Senada disampaikan Abetneko Kepno, Sekretaris HMKY. Dia meminta pemerintah segera realisasikan dana bantuan studi karena dana studi merupakan bantuan yang sudah disediakan.

“Kami minta pemerintah segera proses karena dalam sidang anggaran sudah alokasikan dana. sehingga kami minta segaera transfer  di Pengurus HMKY supaya kami transfer di setiap kordinator wilayah seluruh Indonesia,” pintanya.

Baca Juga:  LMA Malamoi Fokus Pemetaan Wildat dan Perda MHA

Lanjut dia, sebagian mahasiswa saat ini terkendala dalam biaya pendidikan maka adanya dana bantuan studi itu bisa meringankan beban dalam proses ikut semester dan turun praktek kerja lapangan dan lainnya.

“Kami nuntut karena itu hak kami. Karena sampai saat ini juga sebagian mahasiswa belum memenuhi kebutuhan di Kampus masing-masing sehingga realisasinya bantuan ini bisa manfaatkan dalam kebutuhan ini. Terutama biaya semester dan biaya PKL,”  terangnya.

Selain itu, ia menambahkan, masa jabatan pengurus HMKY Pusat juga akan segera berakhir sehinggga minta bantuan pemerintah agar dalam jangka waktu dekat Mahasiswa Yalimo laksanakan pemilihan pengurus baru melalui MUSROMA HMKY se-Indonesia.

Baca Juga:  Peringati Hari Pers Nasional, Pegiat Literasi dan Jurnalis PBD Gelar Deklarasi Pemilu Damai

“Kami bertanya kepada Kadis Keuangan, Kadis Pendidikan dan Kesehatan kaenapa sampai saat ini belum bisa terjawab sementara data Base Mahasiswa dan Permohonan Musroma terlampir SK Panitia sudah diserahkan namun masih belum respon. Kan Organisasi HMKY adalah dia permitra dengan pemerintah sehingga apapun keluhan mahasiswa sampai saat ini pemerintah segera selesaikan atau direspons secara baik,” katanya.

Dia menegaskan, jika pemerintah terkait tidak dilaksanan realisasi bantuan itu dalam waktu yang dekat  maka Pihaknya, akan hadirkan mereka Pemerintah Yalimo mengadakan dialog.

“Kemudian kantor-kantor yang ada kami akan palang dan juga kediaman pun kami akan palang karena itu adalah tuntutan kami,” pungkasnya.

Pewarta: Atamus Kepno

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaPimpinan Gereja Desak MRP Ajukan Hukum Internasional Soal Otsus Papua
Artikel berikutnyaPusat Harus Komitmen Beri Kesejahteraan Bagi Aceh dan Papua