BeritaTuntutan Mahasiswa Maybrat Saat Sidang APDB 2022 di Sebuah Hotel

Tuntutan Mahasiswa Maybrat Saat Sidang APDB 2022 di Sebuah Hotel

SORONG, SUARAPAPUA.com — Puluhan mahasiswa asal kabupaten Maybrat di kota studi Sorong mendesak pemerintah kabupaten Maybrat yang sedang menghadiri sidang pembahasan rancangan APBD tahun anggaran 2022 agar prioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, serta pendidikan dan kesehatan pada tahun depan.

Daud Kareth, koordinator aksi damai di depan Hotel Belagri kota Sorong, mengatakan, selama ini pembangunan di kabupaten Maybrat tidak merata.

“Tuntutan kami, pembangunan daerah pada tahun 2022 harus merata di semua wilayah Maybrat,” ujar Daud Kareth kepada suarapapua.com, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga:  KPU Yahukimo Gelar Acara Pelepasan Logistik untuk Didistribusikan Ke 51 Distrik

Mengingat fakta di lapangan, pemerintah kabupaten Maybrat diminta segera perhatikan ruas jalan di beberapa titik yang memang menjadi kendala utama bagi masyarakat di kabupaten Maybrat.

“Dinas pekerjaan umum harus tingkatkan ruas jalan Seregor-Rawas distrik Ayamaru, ruas jalan Adoh Temsos, jalan Emon Bori distrik Aifat, dan ruas jalan Kocuas distrik Aifat,” bebernya.

Selain perbaikan badan jalan, ia juga mendesak Pemkab Maybrat untuk alokasikan dana pendidikan buat seluruh mahasiswa asal kabupaten Maybrat di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Warinussy Minta Kapolres Jayapura Diperiksa Karena ‘Membiarkan’ Warga Sipil Bertindak Arogan di Mapolres

“Pemerintah segera bangun asrama mahasiswa di Sorong, terus selesaikan pembangunan asrama di Manokwari. Harus alokasi dana untuk bangun SD YPPK Santa Maria Magdalena di distrik Mare, dan salurkan bantuan studi kepada semua mahasiswa Maybrat tanpa terkecuali,” tegas Kareth.

Manfred Kosamah juga menyarankan pemerintah daerah tak lupa dengan upaya peningkatan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten Maybrat.

“Kami minta Pemkab Maybarat segera bangun Pustu (Puskesmas Pembatu) di setiap kampung supaya masyarakat tidak susah untuk berobat. Perlengkapan dan kebutuhan tenaga medis di rumah sakit Pratama juga segera dipenuhi supaya secepatnya diaktifkan,” ujar Manfred Komasah, koordinator mimbar aksi.

Baca Juga:  Dewan Adat dan Intelektual Moi Mendukung Kepemimpinan Silas Ongge Kalami

Sementara itu, Ferdinand Solossa, ketua DPRD kabupaten Maybrat saat menemui massa aksi mengatakan, pihaknya akan memperjuangan aspirasi tersebut.

“Terima kasih sudah menyuarakan hak masyarakat Maybrat. Aspirasi ini akan kami bahas dalam sidang APDB 2022 bersama bupati dan semua OPD,” kata Solossa.

Pewarta: Reiner Brabar
Editor: Markus You

Terkini

Populer Minggu Ini:

Inilah Hasil Kunker MRP Papua Pegunungan Saat Pencoblosan di Jayawijaya

0
“Semua tahapannya sudah sesuai jadwal, tapi permasalahan mulai terjadi pada tahapan perekrutan KPPS melalui PPS. Contohnya di distrik Wamena Kota, beberapa kali terjadi perubahan nama-nama anggota KPPS yang berakibat pada distribusi logistik tidak merata, sebagian besar logistik belum dibagikan sampai hari pencoblosan. Warga seharusnya sudah coblos, tapi kotak suara belum sampai di TPS,” kata Titiana Mabel, anggota MRP Papua Pegunungan.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.