Pemkot dan Kabupaten Sorong Diminta Bangun Asrama Mahasiswa di Pulau Jawa

0
1051

SORONG, SUARAPAPUA.com — Pemerintah Kabupaten Sorong dan Kota Sorong diminta membangun asrama permanen di Pulau Jawa dan Bali bagi mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di sana.

Hal ini disampaikan Patrida Malak, Wakil Ketua II Badan Penggurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Moi (IPMAMO) Jawa dan Bali. Pasalnya, saat ini mahasiswa yang berasal dari Kabupaten dan Kota Sorong sedang membutuhkan sarana pendukung belajar, yaitu asrama.

Patrida menjelaskan, saat ini mahasiswa suku Moi yang sedang mengenyam pendidikan di Jawa dan Bali sedang membutuhkan asrama. Sebab, untuk saat ini mahasiswa masih tinggal di kos-kosan dan kontrakan.

Baca Juga:  Perda MHA Diabaikan, Pemkab Sorong Dinilai Mengkhianati Suku Moi

“Kami sangat membutuhkan asrama. Kurang lebih kami mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jawa dan Bali sekitar  200 orang,” ujar Malak kepada suarapapua.com usai ibadah perayaan natal IPMAMO yang terlaksana di gedung Keik Malamoi kota Sorong, (3/1/2021).

Menurutnya, aspirasi  mahasiswa Moi seJawa Bali telah disampaikan berulangkali kepada pemerintah kota maupun kabupaten Sorong namun hingga saat belum ada respon baik dari pihak pemerintah.

ads

“Sudah berapa kali kami mahasiswa sampaikan namun pemerintah belum menjawabnya. Kami di kota study se Jawa Bali saat ini kos bahkan ada sebagian kecil yang tinggal di asrama milik kampus. Banyak mahasiswa yang memilih pulang ke Sorong dan tidak melanjutkan kuliah karena masalah ekonomi,” jelasnya.

Baca Juga:  Akhir Pekan Bersama “Perempuan Penyembah Malaikat”

Terpisah, Dorkas Paa ketua IPMAMO,  mempertanyaakan kegunaan data-data mahasiswa yang diberikan kepada pemerintah kota dan kabupaten Sorong

“Selamat natal dan tahun baru untuk semua. Pemerintah minta data kami kasih, trus data-data tersebut di gunakan untuk apa? Tidak semua mahasiswa-mahasiswi suku Moi itu mendapat bantuan beasiswa, ” ujar Dorkas Paa melalui saluran telepon kepada Suara Papua.

Baca Juga:  OAP di PBD Sangat Minoritas, MRP PBD Bakal Terbitkan Regulasi

Lebih lanjut, Dorkas menjelaskan tujuan handirnya IPMAMO untuk menyatukan mahasiswa-mahasiswi suku Moi seJawa Bali.

“Kami perlu asrama, kami tidak minta asrama yang megah ataupun bertingkat-tingkat. Kami hanya ingin sebuah gubuk yang bisa menampung dan menyatukan kami mahasiswa mahasiswi Moi yang menempuh pendidikan di sini. Ini tujuan utama IPMAMO di dirikan oleh para senior,” tungkas Dorkas Paa.

Pewarta: Reiner Brabar
Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaPetrus Arwimbar, Jadi Barista dengan Modal Belajar dari Youtube
Artikel berikutnyaVIDEO: LK dan Pusaran Kekerasan di Papua