Kepala Distrik Klamono Targetkan Tahun 2022 Masyarakat Mendapat Air Bersih

0
1039

SORONG, SUARAPAPUA.com — Kepala Distrik Klamono, Oktofianus Kolin mengatakan, dia targetkan tahun ini masyarakat di distriknya bisa menikmati air bersih. Karena ia mengaku pengadaan air bersih merupakan program prioritasnya setelah memimpin distrik Klamono sebagai kepala distrik selama sembilan bulan.

“Karyawan pertamina bisa menikmati air bersih kenapa masyarakat Klamono tidak, Saya baru 9 bulan menjabat di sini, air bersih merupakan program pioritas. Pihak pertamina telah sepakat akan membangun air bersih bagi masyarakat Klamono,” jelas Oktofianus Kolin kepada suarapapua.com saat temui di kampung Klawana distrik Klamono, kabupaten Sorong, Papua Barat Selasa (11/1/2022).

Baca Juga:  Sepuluh Tahun GempaR Papua Menyerukan Perdamaian Dunia

Menurutnya, air bersih merupakan salah satu tingkat kesulitan yang sangat luar biasa yang di rasakan oleh masyarakat Klamono sendiri.

“Selama ini masyarakat hanya adalkan air hujan. Dalam tahun ini masyarakat sudah harus menikmati air bersih, selama di lewat program seperti Pamsimas tetapi saya merasa itu hanya jangka pendek. Sebagai anak  yang lahir di Klamono saya sudah tegaskan kepada pihak pertamina agar secepatnya membangun air bersih ” tegas kepala distrik Klamono.

Lanjut dia, Pemerintah distrik Klamono telah sepakat dengan pihak pertamina akan berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar dalam kurung waktu yang dekat masyarakat dapat merasakan air bersih.

ads
Baca Juga:  Sambut Tahun Baru 2024, Umat Katolik Yogonima Akan Gelar Pesta Adat Nuansa Hugula

“Masyarakat punya hak telah di ambil maka tugas pihak perusahan adalah bagaimana membangun masyarakat  di Klamono,” bebernya.

Sementara itu, mama Merry warga distrik Klamono menjelaskan, selama ini masyarakat belum pernah merasakan adanya air bersih yang cukup. untuk diminum, mereka mengandalkan air hujan atau membeli air, sebab air tanah sama sekali tak bisa digunakan.

“Kalau yang punya uang, bisa pasang pompa di pinggir kali lalu air kali disalurkan ke drum kemudian di saring lagi sehingga bersih, itu juga hanya bias di gunakan untuk mandi,mencuci,masak. Klau untuk air minum biasanya air hujan atau membeli air galon,” kata Mama Merry.

Baca Juga:  Pimpinan ULMWP: Kongres I di Sentani Inkonstitusional!

Senada dengan itu, salah satu warga klamono yang tidak menyebutkan namanya mengatakan untuk menjernikan air yang keruh kadang digunakan tawas. untuk mendapatkan air bersih sangat sulit karena Klamono merupakan daerah minyak bumi.

“Sumber air di kali ini berada di area perkebunan sawit dan juga pertamina apabila telah tercemar oleh limbahperusahan maka kami masyarakat pun akan menjadi korban. Pernah ada yang survei namun debit air sangat sedikit,” katanya.

 

Pewarta: Reiner Brabar
Editor: Arnold Belau

 

Print Friendly, PDF & Email
Artikel sebelumnyaPDAM Jayapura Pastikan Layanan Air Bersih Segera Normal
Artikel berikutnyaBupati Lanny Jaya: Ada Sinyal Baik untuk Selesaikan Konflik