BeritaTimnas Vanuatu Undurkan Diri Dari Piala Dunia, Selandia Baru dan Solomon di...

Timnas Vanuatu Undurkan Diri Dari Piala Dunia, Selandia Baru dan Solomon di Puncak Klasemen

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Timnas Vanuatu dikabarkan telah mengundurkan diri dari perhelatan kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 zona Oceania, karena hampir sebagian besar pemain mereka terpapar Covid-19.

Awalnya, Timnas Vanuatu dijadwalkan bertanding mewalan Timnas Tahiti di Stadion Suheim bin Hamad Doha, Qatar, namun pertandingan itu tidak terlaksana karena kasus Covid.

Vanuatu dan Tahiti sendiri berada di fase grup A, bersama Cook Islands dan Solomon Islands. Sementara grup B terdiri dari PNG, Fiji, Selandia Baru dan Kaledonia Baru.

Baca Juga:  KontraS Mendesak Jokowi Tuntaskan Peristiwa Biak Berdarah dan Hentikan Praktek Impunitas

Di zona Oseania, dari 8 Timas tersebut akan memperebutkan satu kursi menuju Piala Dunia Qatar 2022.

Satu wakil dari zona Oseania nantinya akan bertemu peringkat keempat zona CONCACAF. Artinya negara perwakilan Oseania akan diadu kembali di babak play-off untuk memperebutkan satu tiket Piala Dunia 2022 Qatar.

Pertandingan kedua

Sementara, pertandingan kedua yang dimainkan oleh empat tim di fase grup B pada Senin 21 Maret 2022 adalah PNG melawan Kaledonia Baru yang dimenangkan oleh PNG dengan skor 1:0. Sementara Selandia Baru dan Fiji dimenangkan oleh Selandia baru dengan skor 4:0.

Baca Juga:  Ketua DPC Partai Demokrat Resmi Terima Surat Tugas DPP, Siap Bersaing Dalam Pilkada 2024

Dari kemenangan itu, Selandia Baru menempatkan urutan pertama fase grup B dengan poin 6 dari dua kali kemenangan. Sedangkan, PNG menempati urutan kedua dengan poin 3 dari satu kali kalah dan satu kali menang.

Sementara pada, Kamis 24 Maret 2022, akan dilangsungkan pertandingan fase grup A antara Kepulauan Solomon melawan Tahiti, dan Vanuatu akan melawan Kepulauan Cook.

Baca Juga:  Inilah Tiga Pemain Keturunan Indonesia di Euro 2024

Khusus untuk Vanuatu, Komite Eksekutif VFF mencari bantuan OFC dan FIFA jika ada kemungkinan untuk mengesampingkan sanksi disipliner terkait penarikan tim.

 

Pewarta: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Koalisi LSM dan Masyarakat Sipil di Fiji Gelar Aksi untuk Pembebasan...

0
Mereka mengatakan bahwa tujuan pawai ini adalah untuk membebaskan Kanaky dan Papua Barat dari perbudakan, genosida, gencatan senjata dan menuntut Pemerintah Prancis dan Indonesia untuk mendekolonisasi kedua wilayah tersebut.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.