Pemkab Yahukimo Tinjau Empat Posko Pengungsian Warga Lokasi Baru

0
606
Wahyu Heluka, koordinator pengungsi saat menerima bantuan bahan makanan (Bama) yang disediakan Pemkab Yahukimo, Jumat (1/9/2023). (Supplied for SP)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten (Pemkab) Yahukimo, provinsi Papua Pegunungan, turun menemui masyarakat pengungsian dari lokasi baru atau muara Kali Bonto pasca kontak tembak TPNPB dan TNI/Polri di Dekai baru-baru ini.

Kunjungan langsung bupati Didimus Yahuli didampingi Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo, Pj Sekda Suhayatno, Danki Brimob Iptu Jumari beserta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat (1/9/2023).

“Bersama Dandim dan komandan Brimob, serta pihak Gereja dan tokoh masyarakat dan anggota dewan sudah turun lihat langsung masyarakat pengungsi untuk memberikan penguatan, dorongan dan motivasi agar tetap kuat,” kata Yahuli.

Didimus menyampaikan, pemerintah tidak hanya perhatikan kepada masyarakat, namun juga kepada anggota TNI yang korban.

Baca Juga:  Dewan Pers Membentuk Tim Seleksi Komite Perpres Publisher Rights

“Kami memberikan bahan makanan campuran dan uang tunai agar membeli keperluan mereka untuk sementara waktu. Dan kami sudah sampaikan kepada semua masyarakat untuk tetap tenang. Karena hal yang terjadi bukan keinginan dari aparat [keamanan], tetapi juga bukan keinginan masyarakat,” tuturnya.

ads

Bupati Yahukimo menyatakan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kondisi daerah segera pulih kembali.

“Pemerintah memastikan saat ini situasi keamanan di kabupaten Yahukimo masih terkendali. Para pengungsi yang ada di empat posko pengungsian akan direlokasi ke tanah milik pemerintah dalam waktu dekat ini,” kata Yahuli.

Tentang penempatan pasukan Korps Marinir di Yahukimo, kata Didimus, bukan atas permintaan bupati, melainkan kebijakan negara untuk pengawasan wilayah peraian di provinsi Papua Pegunungan, termasuk di kabupaten Yahukimo yang memiliki pelabuhan sungai.

Baca Juga:  Jokowi Didesak Pecat Aparat TNI yang Melakukan Penganiayaan Terhadap Warga Papua

“Jadi, kami berharap semua berpartisipasi dalam pembangunan. Masyarakat juga perlu berpartisipasi dalam menjaga keamanan, dengan memberikan informasi dan membantu pihak keamanan untuk mengungkap pelaku-pelaku dibalik banyak kejadian yang terjadi di kabupaten Yahukimo belakangan ini,” harap Didimus.

Pemerintah juga menyarankan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Yahukimo agar tetap tenang, dan hidup dengan damai. Karena Pemkab Yahukimo tetap berkomitmen untuk menjalankan pelayanan publik, termasuk kepada masyarakat setempat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas partisipasi dari semua elemen, sehingga kondisi Yahukimo dalam keadaan aman dan terkendali.”

Baca Juga:  Beredar Seruan dan Himbauan Lagi, ULMWP: Itu Hoax!

Sementara itu, Wahyu Heluka, koordinator pengungsi mengabarkan, selain pemerintah daerah melihat dan memberikan bantuan, ada pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dari PDIP hadir memberikan bantuan bama.

“Terimah kasih banyak. Setelah kami membentuk tim dan beritakan melalui media, ada yang respons baik. Hari ini pemerintah daerah dipimpin langsung bupati Didimus Yahuli hadir memberikan beras di lokasi pengungsian. Di hari yang sama, kakak kami Hengki Bayage anggota DPRP memberikan bantuan beras juga,” katanya.

Bantuan itu menurut Heluka, membantu melengkapi kebutuhan sehari-hari sambil mengikuti perkembangan situas daerah Yahukimo.

“Kami akan sampaikan perkembangan informasinya,” imbuh Wahyu. []

Artikel sebelumnyaSastrawan Muda Indonesia Mendorong Generasi Papua di Sorong untuk Menulis
Artikel berikutnyaDPD dan DPK PPNI Kota Sorong Resmi Dilantik