BeritaOlahragaSkuat Persipura Awali Babak Play-off Degradasi Dengan Berat

Skuat Persipura Awali Babak Play-off Degradasi Dengan Berat

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Langkah berat dijejaki skuat Persipura Jayapura di babak play-off degradasi Liga 2 musim 2023/2024. Itu setelah laga perdana Grup D di Stadion Mandala, kota Jayapura, Papua, Minggu (7/1/2024) sore berakhir imbang ditahan tamunya, Persekat Tegal dengan skor akhir 0-0.

Sejatinya Yustinus Pae dan kawan-kawan mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang didapat Persipura, namun selalu gagal berbuah gol. Bahkan Persekat menutup ruang gerak hingga lini pertahanan lawan benar-benar cukup ketat ditembus.

Hingga pertandingan selesai, tak ada perubahan di papan skor. Laga harus berakhir draw. Kedua tim berbagi satu poin mengawali langkah berikut dalam babak penentuan bertahan di Liga 2 atau justru degradasi ke Liga 3 musim depan.

Setelah ditahan imbang Persekat di laga pembuka, Persipura selanjutnya “terbang” ke Pulau Jawa. Tim besutan coach Ricardo Salampessy terjadwal melakoni pertandingan tandang di kandang PSCS Cilacap, Jumat (12/1/2024) mendatang.

Setidaknya ada tiga hari efektif buat tim Mutiara Hitam persiapkan diri sebelum menjajal kekuatan PSCS di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Jamu Kalteng Putra di Stadion Mandala, Ujian Terakhir Persipura

“Tim sudah di Cilacap. Ada 23 pemain yang kami bawa. Semuanya kondisi sehat. Kita siap bertanding lawan PSCS. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat pendukung tim Persipura,” ujar Salampessy, Rabu (10/1/2024).

Legenda Persipura yang juga mantan defender Timnas Indonesia itu memastikan telah mengevaluasi tim secara keseluruhan dari penampilan perdana saat menjamu Persekat. Sejumlah bahan evaluasi mulai diperbaiki dalam tahapan persiapan menuju pertandingan kedua di kandang PSCS Cilacap.

Ricardo akui hasil imbang tersebut jelas jauh dari target dan harapan. Solusinya, laga berikut harus bisa raih hasil maksimal. Kendati disadari agak sulit lantaran bermain di kandang lawan. Tetapi bukan tak mungkin untuk curi poin di laga away.

“Kita dapat banyak peluang pada saat lawan Persekat. Cuma selalu gagal cetak gol itu yang kita benahi lagi supaya di pertandingan berikut ada perubahan,” ujarnya sembari optimis membawa hasil menggembirakan dari Cilacap.

Baca Juga:  Sore Ini di Cilacap, Mutiara Hitam Siap “Tombak” Hiu Selatan

Pelatih berdarah Ambon yang ditunjuk manajemen sejak 25 Desember 2023 itu dengan tegas katakan Liga 2 bukan tempatnya Persipura.

“Perjuangan kembali ke jalur sebenarnya harus kami lalui dengan sepenuh hati,” cetus Ricardo.

Salampessy akui skuatnya telah berjuang habis-habisan ladeni Persekat. Hanya saja, dewi fortuna belum memihak hingga terpaksa disudahi dengan hasil imbang.

Sembari meminta maaf kepada publik pecinta Persipura atas kegagalan amankan tiga poin di kandang, Ricardo tetap berharap dukungan semua pihak tidak pudar buat tim Mutiara Hitam.

Yustinus Pae pun berharap permainan khas Persipura terus diperlihatkan terutama bagaimana memenangkan sebuah pertandingan.

“Tentu kami ingin menangkan setiap pertandingan. Kalau kemarin kami gagal, semoga laga berikut lawan PSCS bisa menang,” target Tipa, panggilan akrab kapten tim Persipura ini.

Baca Juga:  PSBS Siap Menuju Liga 1 Usai Ambil Satu Poin di Aceh

Tipa bersama para pemain terus mengevaluasi kegagalan di laga perdana untuk diperbaiki saat menjalani pertandingan berikut.

“Beberapa hal telah dievaluasi. Sebelum main berikutnya, kami mulai benahi. Saya atas nama semua pemain Persipura mau sampaikan satu hal bahwa kami sendiri tidak bisa. Kami sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat. Doakan kami ya,” pinta Tipa.

Selepas ditahan imbang Persekat, manajer tim Persipura, Abisai Rollo memberikan catatan untuk diperhatikan dalam laga-laga selanjutnya.

“Kurang beruntung saja kita. Tadi saya lihat anak-anak mainnya bagus. Pertandingan berikut kita ambil tiga poin. Harus berjuang keras supaya menang,” ujar Rollo.

Dalam babak play-off degradasi ini, Persipura harus berjuang keras untuk memperebutkan satu tiket aman di Liga 2 musim 2024/2025. Sebab cuma 2 tim di masing-masing grup yang akan bertahan di musim depan.

Selain Persipura, di Grup D terdapat Persekat Tegal, PSCS Cilacap, dan Kalteng Putra. []

Terkini

Populer Minggu Ini:

PNG Rentan Terhadap Peningkatan Pesat Kejahatan Transnasional

0
“Karena lokasinya, PNG berfungsi sebagai titik transit penyelundupan senjata api, obat-obatan terlarang, perdagangan satwa liar, pembajakan laut, dan kejahatan transnasional lainnya melintasi perbatasan. Negara ini mempunyai resiko tinggi terhadap pergerakan orang dan barang yang tidak terkendali melalui darat dan laut, karena perbatasannya sebagian besar terbuka,” beber peneliti Julian Melpa.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.