Mahasiswa Yahukimo di Bali Tempati Kontrakan Setelah Dilunasi Pemda

0
5286

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Bali, Denpasar, sudah merasa aman untuk tinggal dan menjalankan aktivitas perkuliahan setelah pemerintah daerah menuntaskan biaya kontrakan yang tertunggak semenjak Mei 2018 dan mereka “diusir” pemilik rumah.

Hal tersebut diungkapkan ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Yahukimo koodinator wilayah Bali, Yolki Kobak melalui pesan singkatnya kepada suarapapua.com, Kamis (15/11/2018) malam.

“Saya bersama teman-teman mahasiswa di Bali mengucapkan terimah kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, karena pada hari ini kami bisa kembali ke kontrakan. Pemda sudah mentransfer uang sebesar 100 juta rupiah untuk pembayaran kontrakan,” jelasnya.

Menurut Yolki, mahasiswa diijinkan menempati kembali rumah kontrakan setelah pemilik rumah melihat langsung bukti transfer dari Pemda Yahukimo.

“Pemilik rumah langsung persilakan kami mahasiswa Yahukimo masuk kontrakan, dan melakukan aktivitasnya seperti sebelumnya. Memang awalnya tidak sempat diijinkan meskipun Pemda Yahukimo sudah mentransfer uang,” ungkapnya.

Baca juga: Kontrakan Belum Dibayar, Mahasiswa Yahukimo di Bali Numpang di Kontrakan Lanny Jaya

Yolki menjelaskan, “Pada saat pejabat Pemda telepon kami bahwa dananya sudah ditransfer, kami sudah sampaikan kepada pemilik rumah. Tetapi kami diminta harus bawa bukti pengiriman dan perlihatkan kepada pemilik kontrakan. Sesudah itu barulah kami diijinkan tempati kembali rumahnya.”

Setelah semua proses itu selesai, kata Yolki, hari ini mereka mengadakan ibadah syukuran. “Kami baru acara syukuran di rumah kontrakan mahasiswa Yahukimo di Bali.”

Melalui ibadah bersama itu mereka mengungkapkan rasa syukur dan pujian kepada Tuhan atas campur tanganNya, sehingga pemerintah daerah tergerak hati untuk memberi bantuan dana guna melunasi biaya rumah kontrakan agar segera ditempati oleh mahasiswa sebagai aset masa depan daerah Yahukimo dan Papua umumnya.

Kobak juga berterima kasih kepada suarapapua.com karena dari awal telah mengekspos persoalan yang dialami mahasiswa di Bali, sehingga itu segera diketahui dan direspon Pemda Yahukimo.

Sementara itu, Atti Dapla, kepala bidang keuangan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Yahukimo, saat dikonfirmasi media ini beberapa hari lalu, menjelaskan, tanggal 29 Mei 2018 pihaknya telah mentransfer uang ke nomor rekening pemilik rumah untuk melunasi biaya tempat tinggal mahasiswa Yahukimo di kota studi Bali.

“Saya sudah foto bukti transfer dan kirim itu ke sana. Jadi, semua beres,” kata Dapla.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Mary Monireng