Pastor John Kesal Kapolda Papua Tak Bawakan Materi di Seminar Nasional PMKRI

0
1329

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Sebagian besar pemateri yang diundang panitia pelaksana Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Jayapura, tak hadir.

Pastor John Jonga mengatakan, seharusnya Kapolda Papua dan Gubernur Papua hadir menyampaikan pandangannya di kesempatan ini.

“Harus diketahui bahwa PMKRI itu organisasi besar. Dari kemarin saya dengar katanya bapak Kapolda Papua akan membawakan materi, ternyata sampai hari terakhir ini tidak hadir, entah kenapa? Saya sebagai pastor sedikit kesal, karena yang mengadakan kegiatan ini bukan mahasiswa Papua yang ada di Jayapura saja, tetapi ini kan delegasi dari setiap cabang PMKRI yang ada di seluruh Indonesia,” tutur Pastor John usai menyampaikan materi kedua pada Selasa (26/7/2016) di Grand Abe Hotel, Jayapura.

Dalam seminar nasional ini Pastor John membawakan materi tentang “Situasi HAM di Tanah Papua”.

Pastor John mengatakan, PMKRI adalah agen perubahan bagi negara ini dan calon-calon pemimpin masa depan, sehingga kegiatan sekarang ini tujuannya sudah jelas bahwa akan memberi kontribusi pikiran kepada negara, dalam hal memperbaiki keadaan yang sementara terjadi.

“Menurut saya, ini kesempatan bagus. Bapak Kapolda dan Gubernur harusnya hadir untuk sampaikan pandangan-pandangan mereka di forum ini,” kata Pastor John.

Sementara itu, Daniel Ndiwaen Mahuse mengatakan, sebelumnya pihak panitia sudah tetapkan pemateri yang jumlahnya 7 orang dari luar Papua, yakni para menteri terkait. Sedangkan 7 pemateri lainnya dari Papua.

“Tetapi banyak yang tidak hadir karena kesibukan, dan alasan lain,” ujarnya kepada suarapapua.com seusai kegiatan seminar.

Dari tujuh pemateri yang dijadwalkan, kata Daniel, yang hadir sekitar lima orang saja. “Khusus untuk Menteri-menteri yang sudah direncanakan hadir, Presiden Joko Widodo intruksikan bahwa dari tanggal 25 sampai 29 Juli untuk tidak boleh keluar, maka cuma Menteri Lingkungan Hidup dan materinya sudah dibawakan,” kata Daniel.

Ia menjelaskan, “Dari pusat enam pemateri yang tidak sempat membawakan materinya, dan dari Papua sendiri sekitar tiga yaitu bapak Kapolda, Gubernur dan Bupati Maybrat. Dari komunikasi terakhir kami dengan bapak Kapolda, pada hari ini beliau tidak bisa hadir karena sedang kawal Wakil Ketua KPK.”

Meski sebagian pemateri tak hadir, kata Daniel, itu tidak mengurangi semangat panitia Rakernas. “Yang paling penting adalah kegiatan ini sudah berjalan dan berharap agar Rakernas yang akan kami lakukan besok sampai tanggal 31 dapat berlangsung lancar dan aman,” ujarnya mengakhiri.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Mary Monireng