Parpol Peserta Pemilu Sepakat Jalankan Pemilu Aman di Maybrat 

0
6529

MAYBRAT ,SUARAPAPUA.Com— Komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten Maybrat sepakat dan gelar deklarasi damai bagi 13 partai politik peserta pemilu di kantor KPU Maybrat Minggu, (23/9) yang hadiri bupati kabupaten Maybrat, ketua 1 DPRD kabupaten Maybrat, Kapolres Sorong Selatan, Dandim 1704 Sorong yang diwakili Danramil Aifat, pimpinan partai politik dan bakal calon legislativ (bacaleg) di tahun 2019.

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim dalam sambutanya mengatakan pembukaan kemapanye damai dalam rangka pemilu 2019 mendatang, secara nasional hari ini dilaksanakan deklarasi oleh penyelenggara pemilu di seluruh Indonesia termasuk di kabupaten Maybrat.

“Deklarasi kampanye damai yang dilakukan merupakan kegiatan tahapan dan program oleh Komisioner secara berjenjang. Sehingga hari ini kita bersepakat untuk menyelenggarakan pemilu yang aman, damai dan bermartabat. Itu artinya kita di Maybrat ini paling tidak sedikit demi sedikit kita memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” katanya.

Sehingga, kata Sagrim, pesta demokrasi yang dilaksanakan di Maybrat ini benar-benar masyarakat sebagai pelaku, tidak terpolarisasi dari kelompok tertentu yang membangun issu yang mengadu domba yang akan memunculkan konflik, sekalipun didalam fisik memang tidak tetapi emosional dan perasaan itu selalu ada.

Menurut bupati, dalam momen ini kita semua sepakat hadir member pendidikan politik yang cerdas dan berintegrasi terlebih norma-norma yang berlaku. Selain itu, kata bupati bahwa masing-masing partai politik sudah tahu bacaleg yang maju pada pileg 2019, sehingga bacaleg wajib mengimplementasikan kesepakatan damai ini, bukan hanya di tingkat partai saja tetapi sampai di akar rumput.

“Kita semua pasti tidak mengingingkan pesta demokrasi yang kita selenggarakan itu kacau atau menyusahkan satu sama lain tetapi kita semua sepakat untuk damai. Kita juga menyadari bahwa kursi yang diperebutkan di Maybrat hanya 20 kursi, pasti ada yang dapat dan tidak tetapi yang jelas kita ramai-ramai ikut partisipasi dalam pesta demokrai ini,” terangnya.

Untuk itu, bupati berharap kepada penyelenggara bahwa Maybrat ini sangat sensitif dengan gesekan-gesekan maka perlu di menimalisir hal-hal yang kecil yang membuka peluang terjadi gesekan di Maybrat ini.

Ketua KPU Maybrat, Titus Nauw  kepada sejumlah awak media mengatakan dalam deklarasi damai yang diikuti 13 partai politik di kabupaten Maybrat agar pesta demokrasi yang dihelat di kabupaten Maybrat berjalan aman, tertib, damai, berkualitas berintegritas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Mayabrat.

“Kita semua merindukan damai maka kita berkewajiban meniadakan berita Hoax, Sara dan mony politik jelang pemilu di kabupaten Maybrat. Sebab, calon legislatif 2019 sebanyak 208 orang dari 13 parpol untuk merebut 20 kursi DPRD kabupaten Maybrat sedangkan jumlah pemilih di kabupaten Maybrat sebanyak 38.196 pemilih tetap,” terangnya.

Dia minta parpol dan masyarakat Maybrat bertanggung jawab menjaga situasi dan keamanan daerah yang aman, damai dan kondusif jelang pemilu 2019. Agar proses pesta demokrasi yang dihelat dapat berjalan baik dan berkualitas menghasilakan pemimpin yang hadir membawa perubahan di daerah ini.

Kapolres Sorong Selatan Maybrat, AKBP Romylius Tamtelahitu menegaskan setiap individu, kelompok dan partai politik kita semua bekerja tetapi mengedepankan aturan dan tidak boleh kampanye gelap, yang dijual adalah ide dan gagasan jangan saling menjatuhkan.

“Membangun Maybrat tidak dengan issu yang hanya saling menjatuhkan tetapi membangun dengan ide yang baik dan merubah daerah ini. Wilayah kabupaten Maybrat jelang pesta demokrasi berjalan aman, damai dan lancar itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Pantauan media ini setelah sambutan dilakukan pembacaan deklrasi yang dibacakan pimpinan partai politik dan dilanjutkan dengan penandatanganan deklaarasi damai oleh pemerintah daerah, Dandim 1704, Kapolres Sorong Selatan, Forum antara gereja dan bacaleg yang hadir di sekretariat KPU Maybrat di Ayamaru

Pewarta: Engel Semunya

Editor: Arnold Belau