Desi Sentuf, dari Unimuda Sorong ke Jepang

0
1778

SORONG, SUARAPAPUA.com — Putri terbaik Maybrat, Desi Sentuf dilepas ke Jepang dalam rangka mengikuti program pertukaran pemuda antar negara. Desi mahasiswi semester IV di kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong jurusan bahasa Inggris semester IV (empat).

Acara pelepasan yang digelar di aula Unimuda Sorong, Selasa (4/6/2019), ditandai dengan pemukulan Tifa dan penandatanganan berita acara. Hadiri pelepasan itu, Bupati Maybrat, staf ahli pendidikan, asisten II Setda Maybrat, kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga Kabupaten Maybrat.

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim, yang ditemui wartawan mengatakan, anak Maybrat yang terbaik dipilih mewakili Sorong dari sekian teman-teman untuk pertukaran pemuda antar negara ke Jepang, mudah-mudahan misi ini yang dia emban ke sana.

“Terutama membawa nama baik Unimuda Sorong dan masyarakat Maybrat serta orang Papua lebih khusus keluarga dan dirinya untuk masa depannya. Orang Maybrat sudah banyak yang sudah bersaing di dunia nasional maupun internasional, seperti George Saa yang sekolah ilmu antariksa di Amerika, banyak yang jadi pilot terbangkan Boeing, itulah kehebatan orang Maybrat,” akuinya.

Nama lengkap dari mahasiswi tersebut adalah Desi Karunia Oktavia Sentuf. Ia tercatat sebagai mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unimuda Sorong.

Saat ditemui suarapapua.com, ia mengungkapkan kegembiraannya mendapat kesempatan ke Jepang setelah sukses melewati proses seleksi yang begitu ketat dan diikuti banyak peserta.

Desi menilai hal yang sangat luar biasa karena pihak Unimuda sangat merespon baik, termasuk pemerintah kabupaten Maybrat yang hadir sebagai bentuk dukungan nyata kepada dia dan teman-teman dari Maybrat yang kuliah di kampus ini.

“Sehingga saat mengikuti kegiatan di Jepang bisa membawa harapan dan nama baik kabupaten Maybrat dan Unimuda Sorong,” kata Desi.

Ditanya terkait materi apa yang dibawakan saat pertukaran pemuda antar negara, menurut Desi, program yang dipresentasikan di sana adalah terkait budaya, kekayaan sumber daya alam dan kearifan lokal Maybrat, provinsi Papua Barat secara spesifik serta perkembangan di tanah Papua Barat.

“Saya bangga sebagai anak Maybrat bisa dipilih dalam program pertukaran pemuda antar negara tahun 2019 ini. Bisa tampil dan bersaing dengan pemuda-pemudi dari daerah lain untuk tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.

Sebelum ke Jepang, Desi rencananya akan ada di Jakarta selama dua bulan. Ia dijadwalkan mengikuti training untuk permantapkan sebelum tampil pada kegiatan bertajuk ‘Asian and Japanese Youth Program 2019’.

Pertukaran pemuda antar negara ini telah diadakan sejak 1973. Biasanya seluruh biaya ditanggung pemerintah Indonesia bersama organisasi lain yang menjadi mitra dalam program tersebut. Salah satu tujuan dari kegiatan ini yaitu mempererat persahabatan dan kerja sama pemuda Indonesia dengan pemuda dari negara tujuan.

Pewarta: Engel Semunya
Editor: Arnold Belau