KAPP Tanda Tangan dengan Dua Investor

0
3407

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua, secara resmi menandatangani kesepakan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan dua investor yakni konsultan PT Freeport Indonesia dan PT Presma Bangun Persada Indonesia, penyediaan jasa permodalan.

“Hari ini saya didampingi oleh bapak ketua Dewan Adat Papua (DAP), secara resmi tandatangan kerja sama dengan dua investor. Itu bertujuan untuk mendorong ekonomi mama-mama dan pengusaha orang asli Papua di sini,” kata Musa Haluk, ketua KAPP pada Jumat (4/7/2019) di Bandara Nop Goliat Dekai.

Ia menjelaskan, dengan adanya penandatanganan kerja sama, Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Papua (KAPP) kabupaten Yahukimo bisa membangun ekonominya sendiri.

“Jadi, intinya kami bisa kembangkan potensi potensi alam yang ada di Papua. Apalagi di sini ada emas, dan hasil bumi dari alam yang luar biasa. Sehingga kedua investor bisa bangkitkan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Budi Lationo dari PT Presma Bangun Persada Indonesia,  setelah melakukan MoU, mengatakan, dirinya hadir atas undangan panitia untuk melakukan penandatanganan.

“Tanda tangan itu bertujuan untuk mendatangkan jasa, seperti alat bangunan yang intinya percepatan pembangunan kabupaten Yahukimo, selain itu kita juga akan memberikan permodalan usaha kepada pengusaha Orang Asli Papua (OAP). Namun untuk berjalannya nanti sesuai dengan usulan dari BPD KAPP Yahukimo,” jelasnya.

Kata dia, untuk kesiapan yang sementara dipikirkan. Namun, ia mengaku pihaknya akan menyiapkan kapal yang akan mengangkut semua bahan bangunan dari Timika ke Asmat kemudian akan ke Yahukimo, melalui sungai Logbon.

Ketua Dewan Adat Papua, Dominikus Surabut, setelah mengikuti penandatanganan tersebut memberikan apresiasi kepada pengurus KAPP kabupaten Yahukimo dan Provinsi Papua.

“Semua ini dilaksanakan untuk mensejahterakan orang asli Papua, sehingga penandatanganan ini DAP akan kawal sampai ke tingkat provinsi,” katanya.

Secara terpisah, G Nelson Silak, ketua BPD KAPP Yahukimo, mengutarakan, semua yang berjalan adalah bertujuan untuk membangkitkan ekonomi OAP agar bisa bersaing dengan orang lain.

“Kemarin kita sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan investor pelayanan jasa dan barang. Mereka juga berencana akan memberikan modal bagi orang asli Papua. Jadi, saya berharap agar semua entah pemerintah dan masyarakat ikut terlibat tanpa memandang dari sisi negatif,” katanya.

Ia berharap, pemerintah bisa mendukung kegiatan kedepan, dan masyarakat juga, karena KAPP adalah rumah bagi orang asli Papua untuk bersaing dalam hal ekonomi.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau