Bupati Yahukimo Pastikan Empat Program Ini Tahun Depan

0
83

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Pemerintah kabupaten Yahukimo memastikan bahwa Kementerian Perhubungan telah mengakomodir empat program prioritas pembangunan sektor perhubungan di Yahukimo pada tahun 2020.

Hal tersebut dipastikan bupati Abock Busup setelah menghadiri pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi bersama sejumlah bupati dari provinsi Papua dan Papua Barat di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

Abock menyebutkan empat program yang telah diakomodir dalam rapat koordinasi membahas konektivitas udara dan laut itu, antara lain pembangunan bandar udara Nop Goliat Dekai agar didarati pesawat berbadan lebar, pengurusan sertifikasi dan pagar bandara, pembangunan pelabuhan Pepera dan pembangunan infrastruktur jalan.

“Saya sudah minta ke Bina Marga agar mereka bantu bangun 27 km. Kalau 27 km ini, uang ada pasti cepat selesai,” ujarnya kepada suarapapua.com, Selasa (15/10/2019).

Program keempat yang diusulkan, imbuh Abock, pembangunan lapangan terbang perintis di distrik Sobaham dan distrik Korupun.

“Kita harap Pak Menteri tambah anggaran supaya program ini cepat diselesaikan pada tahun depan.”

Bupati menjelaskan, untuk pembangunan pelabuhan Pepera, saat ini infrastruktur jalan sejauh 60 km sebagian sudah dikerjakan oleh Pemkab Yahukimo dan tinggal 27 km lagi akan dikerjakan tahun depan dengan menggunakan dana APBN.

Abock akui anggaran pembangunan lapangan perintis sebagian sudah direalisasikan dan yang lain sudah disiapkan. Beberapa lagi sedang diajukan.

“Untuk lapangan terbang perintis di distrik Sobaham, target anggaran Rp350 miliar dan sudah direalisasikan Rp90 miliar. Sedangkan lapangan perintis di distrik Korupun tahun ini sudah disiapkan Rp20 miliar dan tahun depan akan dijadikan proyek multiyears. Kami juga ajukan pembangunan sejumlah lapangan terbang perintis di Pasema, Kayo, Kosarek, dan Silimo. Jadi, dari 132 lapangan perintis di Yahukimo, minimal bisa kita bangun 10 lapter,” ungkapnya.

Ia yakin empat program yang telah dipresentasikan itu segera direspons pemerintah pusat. “Kami sudah presentasikan empat program kami. Dan kami menunggu Presiden Jokowi yang akan dilantik tanggal 20 Oktober ya kalau bisa kami diundang hadir dan bisa sampaikan program-program itu. Mudah-mudahan tahun 2020 bisa direalisasikan,” kata Abock.

Dalam pertemuan itu, Menhub didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan dan sejumlah Direktur Jenderal di Kementerian Perhubungan. Turut hadir pihak Bappenas dan PUPR. Setiap kabupaten diberi kesempatan untuk mempresentasikan program-program prioritas perhubungan tahun 2020.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan jajaran kepala daerah di provinsi Papua dan Papua Barat untuk membahas konektivitas udara di seluruh wilayah Papua, Senin (14/10/2019) di kantor Kementerian Perhubungan RI.

Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Markus You

Print Friendly, PDF & Email