BeritaKesehatanTerima Vaksin Tahap Kedua, Bupati Jayawijaya: Aman Tanpa Efek Samping

Terima Vaksin Tahap Kedua, Bupati Jayawijaya: Aman Tanpa Efek Samping

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Bupati Jayawijaya bersama beberapa pejabat dan tenaga medis usai menerima vaksin Covid-19 tahap kedua di aula RSUD Wamena, Selasa (2/3/2021), mengatakan, vaksin jenis Sinovac tak perlu diragukan karena sudah melewati uji klinik dan dinyatakan layak tanpa efek samping.

“Suntikan kedua ini membuat kami merasa lebih percaya diri dan sehat,” kata Jhon Richard Banua usai divaksin tahap kedua di aula RSUD Wamena, Selasa (2/3/2021).

Jhon menyatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 kedua ini membuktikan kepada publik bahwa vaksin jenis Sinovac benar-benar aman dan tidak memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh kita.

Karena tak ada kejadian usai vaksinasi kedua, ia mengimbau masyarakat tak takut untuk ikut vaksinasi Covid-19.

Baca Juga:  DKPP Periksa Dua Komisioner KPU Yahukimo Atas Dugaan Pelanggaran KEPP

“Saya dan pak Dandim bersama yang lainnya sudah membuktikan langsung, tidak mengalami gejala efek samping apapun setelah menerima vaksin pertama pada 14 hari yang lalu dan vaksin kedua hari ini. Ya, saya sehat-sehat saja dan tambah percaya diri,” tuturnya.

Bupati Jayawijaya mengakui vaksinasi kedua ini tak berbeda dengan vaksinasi pertama, tetap melalui beberapa tahapan. Antara lain tahap pendaftaran, tahap screening, tahap penyuntikan vaksin, tahap observasi, dimana peserta menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek vaksinasi dalam tubuh.

Pantauan suarapapua.com, pelaksanaan pemberian vaksinasi tahap kedua ditujukan kepada para pejabat dan tenaga kesehatan. Vaksinasi tersebut juga merupakan tindakan pemerintah daerah dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten Jayawijaya.

Baca Juga:  PGGY Kebumikan Dua Jasad Pasca Ditembak Satgas ODC di Dekai

Peserta yang mendapatkan vaksin Covid-19 berjumlah 15 orang, diantaranya bupati Jhon Richard Banua, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, Sekwan Jayawijaya, Thony Mayor, ketua PKK kabupaten Jayawijaya, Ny. Yustina Banua, serta 11 orang tenaga kesehatan.

Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya mengatakan, vaksin kedua membuat ia optimis dan mampu menaklukkan Covid-19.

“Masyarakat Jayawijaya tidak perlu khawatir untuk menerima vaksin Sinovac, karena tahapan panjang vaksin ini hingga diberikan kepada orang sudah melalui uji klinis yang ketat dan teliti,” ucapnya.

Baca Juga:  Bappilu Partai Demokrat Provinsi PP Resmi Gelar Pleno Penutupan Pendaftaran Cagub dan Cabup

Selain itu, kata Situmeang, BPOM dan MUI juga sudah mengeluarkan rekomendasi aman dan halal terhadap vaksin jenis Sinovac.

“Bahkan presiden kita, bapak Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang menerima vaksin ini. Jadi, tidak perlu ada keraguan untuk menerima vaksin demi kesehatan kita semua,” kata Dandim Jayawijaya.

Kendati telah divaksinasi, Dandim mengajak setiap orang tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Karena dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, pasti kita semua diberikan kesehatan yang baik.”

Pewarta: Onoy Lokobal
Editor: Markus You

Terkini

Populer Minggu Ini:

Pusaka Launching Buku Laporan Advokasi Gelek Malak Kalawilis Pasa

0
“Buku yang sangat menarik karena dilaporkan secara detail relasi manusia dengan alam. Dalam laporan ini dituturkan dengan indah, sehingga kami yang mendengar pun menikmati ceritanya. Itu salah satu cara yang bisa dipakai untuk mengadvokasi masalah di Papua, jadi tidak hanya demo saja. Buku ini seperti tidak membahas masalah, tetapi menyampaikan harapan, menceritakan nilai-nilai lokal yang hidup di hutan Gelek Malak Kalawilis Pasa, mempunyai makna dan simbol dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai orang Papua," beber Max Binur.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.