Kajari Sorong Berkomitmen untuk Tuntaskan Kasus Korupsi di Tambrauw

0
1144

SORONG, SUARAPAPUA.com — Erwin Hamonangan Saragih, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong menyatakan dirinya berkomitmen untuk menuntaskan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Sorong Raya.¬†

Pernyataan tersebut ditegaskan Erwin pada Senin (15/3/2021) saat menerima dan memberikan tanggapan atas aspirasi yang disampaikan para pendemo di kantornya.

Saragih mengatakan, pihaknya tidak main-main dalam mengungkap kasus korupsi. Dalam rangka itu, pihaknya meminta dukungan dari semua pihak agar Kejaksaan mampu untuk perangi korupsi.

“Teman-teman tidak usah ragu. Awasi setiap hari kalau perlu orasi setiap hari. Saya dari pagi sampai jam 10 malam ada di kantor. Artinya saya tidak main-main. Awasi kami dan nilai kinerja kami. Saya tidak akan memberikan janji atau apa, saya akan bekerja dengan baik bersama tim saya,” ujarnya di hadapan pendemo.

Baca Juga:  Puspom TNI Terkesan Tertutup Proses Hukum 13 Tersangka Penyiksaan Warga Sipil di Puncak

Mantan Kepala Kejari Biak Numfor ini juga menjelaskan, sebagai pimpinan yang baru di Kejaksaan Negeri Sorong pihaknya mulai aktif bekerja dan akan menyelesaikan semua tunggakan kasus-kasus yang belum diselesaikan selama ini.

ads

“Baik itu kasus ATK, kasus di Tambrauw, tidak ada yang saya tutup-tutupi. Media silahkan menanyakan apapun kepada kami. Saya mohon dukungan dari semua teman-teman. Ini murni penegakan hukum. Mari kita sama-sama awasi kinerja berikan kami kesempatan agar hasil penyelidikan kami tidak sia-sia,” jelasnya.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi DAP Wilayah Domberai Lahirkan Delapan Poin Penting

Terpisah, Marthen Momo, Ketua Solidaritas Peduli Pembangunan di Tambrauw memberikan apresiasi yang luar biasa atas komitmen Saragih.

“Kami tetap mendukung Saragih Sorong bersama tim untuk membongkar kasus korupsi di Tambrauw, terutama kasus dugaan proyek air bersih di Distrik Miyah Selatan,” bebernya.

Selain itu, dia juga berharap Saragih Sorong bersama timnya dapat mengusut kasus pengadaan dua buah  speed boat yang terkesan mubazir.

Baca Juga:  Butuh Koordinasi dan Kerja Kolaborasi Untuk Turunkan Angka Stunting

“Kejari Sorong harus bongkar kasus pengadaan speet boad dari Dinas Kesehatan dan BNPB Tambrauw yang sampai hari tidak pernah di gunakan dan sudah rusak,” harapnya.

Pewarta: Reiner Brabar

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaAMPP: Kejari Sorong Harus Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi ATK 8 Miliar
Artikel berikutnyaPembunuhan 4 Mahasiswa Waena Diadukan ke Komnas HAM Daerah Papua