Pemkab Maybrat Gagal Bangun SDM dan Infrastruktur di Aifat Timur Raya

0
996

AIMAS, SUARAPAPUA.com — Pemerintah daerah kabupaten Maybrat dinilai telah gagal membangun SDM dan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang menuju ke 4 distrik yang ada di Aifat Timur Raya.¬†¬†

Apolos Kosamah, Sekertaris Mahasiswa Ayasomi kepada media di Sorong pada 29 Maret lalu mengungkapkan bahwa pihaknya prihatin dan kecewa dengan pemerintah kabupaten Mayrbat.

Pasalnya, sejak dimekarkan pada 2009 hingga 2021, pemerintah kabupaten tidak serius untuk perhatikan masyarakat, membangun jalan dan jembatan.

“Kami sangat prihatin. Kabupaten ini dimekarkan untuk apa? Kenapa kami yang di Aifat Timur Raya tidak diperhatikan. Kami merasa dianaktirikan dalam pembangunan. Kalau kabupaten ini dimekarkan untuk sejahterakan¬† masyarakat, pemerintah harus lakukan itu,” katanya.

Baca Juga:  Masyarakat Suku Moi Ajukan Permohonan Intervensi Gugatan PT SAS di PN Jakarta

Kosamah membeberkan, kondisi jalan menuju ke empat distrik di Aifat Timur Raya sangat memprihatinkan.

ads

“Kondisi jalan sudah tidak bagus dan rusak. Pemerintah provinsi papua barat dan kabupaten maybrat harus lihat dan seriusi hal ini. Ini satu-satunya jalan menuju ke ibukota kabupaten Maybrat. Kami minta untuk pemerintah harus perbaiki jalan ini,” pintanya.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru 2024, Umat Katolik Yogonima Akan Gelar Pesta Adat Nuansa Hugula

Kata Kosamah, para petugas medis dan guru jarang berada di tempat tugas dengan alasan kondisi jalan tidak baik serta tidak ada fasilitas pendukung lainnya.

“Kami mahasiswa pun tidak pernah mendapat bantuan studi. Kami butuh didukung. Pembinaan SDM Maybrat itu kewajiban pemerintah kabupaten. Kami selama ini dianaktirikan,” katanya.

Pernyataan Kosamah dibenarkan Wellem Asem, seorang intelektual asal distrik Aifat Timur. Dia mengatakan, pemerintah selama ini menutup mata atas kondisi jalan dan jembatan. Termasukan lalai dalam pembinaan SDM.

Baca Juga:  Dua Minggu Jaringan Telekomunikasi di Sahae Mati Total

“Pemda Maybrat sama sekali tidak perhatian. Ini fakta yang hadir di wilayah Aifat Timur Raya hanya Pemerintah Pusat lewat Dana Desa, sementara Pemkab Maybrat 0%,” tegas Assem.

Sehingga, lanjut Assem, dia sepakat jika dinyatakan bahwa pemerintah kabupaten Maybrat gagal membangun SDM, membangun jalan, jembatan dan gagal mensejahterakan masyarakat di Aifat Timur Raya.

Pewarta: Reiner Brabar

Editor: Arnold Belau

Print Friendly, PDF & Email
Artikel sebelumnyaAMPEDAK: Kejari Sorong Harus Transparan dalam Mengusut Kasus Korupsi 8 Miliar
Artikel berikutnyaBupati Tolikara Berharap HMPT Siapkan Kader Terbaik