Dinkes Tolikara Rampungkan Vaksinasi Tahap II kepada ASN, TNI, Polri dan Staf Bank Papua

0
892

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Dinas Kesehatan kabupaten Tolikara usai rampungkan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan Tolikara, selanjutnya giliran Aparat Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan staf Bank Papua divaksinasi pada tahap kedua, Senin (29/3/2021) lalu.

Vaksinasi tahap kedua yang dilakukan di ruang Gizi 1000 HPK di Kogome, Karubaga, kabupaten Tolikara, dipimpin langsung tim vaksinator yang sebelumnya telah divaksin. Kegiatan vaksinasi ini berlangsung selama tiga jam lebih di ruang Gizi 1000 HPK Kogome.

Baca Juga:  Ditjen Otda Kemendagri Pesan MRP Papua Pegunungan Jadi Corong Kawal Aspirasi OAP

Bupati Tolikara Usman Genongga Wanimbo yang diwakili Asisten II Setda Tolikara, Yusak Totok Krido, menjelaskan, vaksinasi harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, juga kepada seluruh ASN, TNI, Polri, dan staf Bank Papua cabang Karubaga.

“Harap supaya kita dapat memberikan contoh kepada seluruh masyarakat Tolikara bahwa vaksinasi ini aman dan halal, serta diperbolehkan kepada siapa saja yang memenuhi syarat untuk divaksin,” ujar Yusak.

Baca Juga:  127 Orang di Kapela Yogonima Buta Huruf, Gereja Diminta Prioritaskan Pembangunan SDM

Menurutnya, vaksin ini adalah salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah diserang virus Covid-19. Karenanya kepada masyarakat diminta tidak takut untuk divaksin.

ads

“Melalui vaksinasi ini kekebalan tubuh kita dapat meningkat, sehingga sewaktu-waktu kita tidak dapat tertular Covid-19,” kata Yusak mengingatkan.

Sementara itu, Yakop Weya, salah satu ASN di Pemkab Tolikara, usai divaksin tahap kedua mengaku setelah divaksin atau disuntik Sinovac tak mengalami gejala yang serius.

Baca Juga:  Peringati Hari Pers Nasional, Pegiat Literasi dan Jurnalis PBD Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Weya karena masih tetap sehat dan lebih bersemangat, menyatakan, berita hoax yang beredar di masyarakat bahwa Sinovac palsu dan lainnya itu tak benar.

“Buktinya orang-orang termasuk saya disuntik ini masih sehat,” ucapnya.

Meski begitu, ia berpendapat, tergantung setiap orang bagaimana mencegahnya agar bisa bertahan hidup dan terhindar dari ancaman Covid-19.

Pewarta: Onoy Lokobal
Editor: Markus You

Artikel sebelumnya12 Aktivis KNPB Merauke Dibebaskan Sebagai Hadiah Paskah dengan Status Wajib Lapor
Artikel berikutnyaFKUB Paniai Minta Jadikan Paskah untuk Doakan Sesama