BeritaLao Mohi Serahkan Aset KNPI Yahukimo ke Pengurus Baru

Lao Mohi Serahkan Aset KNPI Yahukimo ke Pengurus Baru

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Lao Mohi secara resmi serahkan semua aset bergerak dan tak bergerak milik Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Yahukimo untuk digunakan pengurus baru dalam menjalankan kegiatan kepemudaan.

“Hari ini saya secara resmi serahkan aset KNPI kepada pengurus aktif untuk digunakan dalam kegiatan kepemudaan di kabupaten Yahukimo,” kata Lao di Dekai, Sabtu (29/5/2021).

Lao Mohi atas nama pengurus KNPI periode 2013-2016 menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan aset seharusnya dilakukan pada saat Musda KNPI beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  PT IKS Diduga Mencaplok Ratusan Hektar Tanah Adat Milik Marga Sagaja

“Tetapi waktu itu ada kesibukan dengan tahapan Pilkada serentak, sehingga baru sekarang kami serahkan. Dengan penyerahan ini saya bersama pengurus lama berharap kepada pengurus KNPI agar bisa gunakan aset yang disediakan pemerintah,” katanya.

Selain kantor, aset yang diserahkan adalah mobil.

Kantor yang diberikan pemerintah untuk KPNI Yahukimo terletak di jalan Seradala, Dekai. Sedangkan kendaraan roda dua ada dua mobil. Lao berharap, dalam waktu dekat pengurus aktif bisa gunakan itu.

“KNPI harus menjadi mitra pemerintah untuk mendukung kegiatan pemerintahan. Kemudian pengurus KNPI harus aktif dan harus lebih dari pengurus sebelumnya. Terus, pemerintah juga harus mendukung penuh keberadaan KNPI. Supaya kegiatan pemuda di distrik berjalan baik, terutama di Dekai,” tutur Lao.

Baca Juga:  Mendukung Pilkada 2024, Pemkab Lanny Jaya Serahkan Dana Hibah Tahap Kedua

Sementara itu, Hukum Mohi, sekretaris DPD KNPI kabupaten Yahukimo, menyampaikan apresiasi kepada ketua bersama pengurus lama, karena telah menyerahkan seluruh aset milik KNPI.

“Ini teladan yang baik untuk kita di kabupaten Yahukimo khususnya organisasi KNPI. Aset pemerintah daerah ketika masanya habis harus diserahkan. Untuk kedepan kami siap dukung pemerintah yang baru dilantik,” ujarnya.

Baca Juga:  Stop Mabuk dan Judi, Alpius Yigibalom: Kalau Kedapatan, Polisi Tangkap!

Mohi mengaku senang karena aset yang diserahkan itu akan digunakan dalam seluruh kegiatan kepemudaan guna mendukung kinerja pemerintah daerah.

“Sudah pasti kedepan kami akan lakukan kegiatan, tetapi sebenarnya saya perwakilan pengurus menyampaikan permohonan maaf karena ada beberapa kegiatan yang terlaksana dan masih banyak yang belum juga. Pasti kami akan lakukan di pemerintahan sekarang,” kata Hukum Mohi.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Markus You

Terkini

Populer Minggu Ini:

Kasus Moses Yewen Belum Jelas, Kepala Distrik Fef Tolak Kehadiran Satgas...

0
“Oleh sebab itu, saya atas nama pribadi, masyarakat Fef, dan kepala distrik dengan tegas menolak kehadiran Satgas 762 di wilayah pimpinan saya. Kasus Moses Yewen belum jelas pengadilannya terhadap pelaku dan tidak ada permintaan maaf sampai saat ini. Kami masih trauma dengan peristiwa itu. Saya mau sampaikan, bahwa saya kepala distrik Fef akan pimpin demo. Tidak ada tempat untuk 762 di distrik Fef,” tegas Herman.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.