Ketua Sinode GKI: Mengurus Keuangan Dengan Baik Adalah Bentuk Dukungan Pelayanan Pemberitaan Injil

0
1713
Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu bersama mitra United Evangelical Missiona regional Asia di gedung Graha Sara Sinode GKI. (Supplied for SPI)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Pdt. Andrikus Mofu, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua mengatakan, Rapat Bidang Keuangan dan Aset Sinode GKI di Tanah Papua tentu menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab selaku bendahara dan juga sebagai pengawas pembendaharaan keuangan gereja.

“Tentu menjadi bekal bagi kita semua dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita selaku bendahara, tetapi juga pengawas pembendaharaan keuangan gereja. BP Am Sinode tentu memberikan pengharagaan dalam mengikuti Rakor keuangan dan aset GKI yang berlangsung di penghujung tahun ini [2021]. Ini merupakan Rakor keuangan yang sangat penting dan strategis,” ucap Pdt. Mofu dalam penutupan Rakor Bidang Keuangan dan Aset Sinode GKI-TP di gedung Graha Sara Sinode GKI Jayapura, Papua pekan lalu.

Ia mengatakan, dalam Rakor ini juga banyak hal telah dibicarakan, di mana dilakukan evaluasi timbal balik tetapi juga telah melihat bersama hal-hal penting yang berkaitan dengan keuangan gereja, penanganan sistem kerja administrasi, secara khusus bidang keuangan dan aset.

Baca Juga:  Pimpinan Gereja Katolik Meminta Semua Pihak Dukung Pemkab Intan Jaya

“Oleh karena itu kami percaya bahwa bapak ibu sebagai pengendali keuangan gereja di aras klasis, dan di aras jemaat yang sunguh-sunguh memberi perhatian sehingga kedepan pengelolaan keuangan dan aset gereja hari demi hari mengalami perbaikan dan kemajuan. Kita mengurus bagian [keuangan dan pembendaharaan keuangan gereja] ini dengan baik, itu berarti kita juga mendukung pelayanan pekerjaan pemberitaan injil secara maksimal.”

“Kita tetap terus berdoa agar tetap diberi kesehatan dan kekuatan kepada saudara-saudara untuk tetap setia bekerja melaksanakan tugas dan tanggungjawab saudara-saudara. Tuhan pasti melihat apa yang saudara kerjakan.”

ads

Selain itu, Ketua Sinode mengaku senang karena Rakor tersebut dapat dilaksanakan di gedung Graha Sara yang baru diresmikan Oktober 2021. Kedepan rapat-rapat dilangsungkan di Graha Sara karena gedungnya sudah representatif, tetapi juga didukung dengan alat-alat seperti video tron dan sound system yang memadai.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Teken MoU dengan Kampus IPB Bogor
Peserta Rakor Bidang Keuangan dan Aset di gedung Graha Sara Sinode GKI di tanah Papua. (Elisa Sekenyap – SP)

Bendahara Sinode GKI di tanah Papua, Sym. Theresya Erna Numberi dalam arahannya berharap agar bendahara-bendahara klasis melengkapi data-data sesuai matriks yang telah dibagikan. Ada beberapa yang telah diisi, tetapi ada juga yang belum, maka diharapkan setelah diisi untuk dikumpulkannya.

“Kami masih beri kesempatan lagi kepada bapak ibu untuk tolong kami melengkapi data-data itu sampai dengan desember. Data-data yang bapak-ibu bisa dapatkan dari jemaat-jemaat itu. Pasti masuk di sidang-sidang jemaat itukan mereka pasti berikan laporan dan itu bisa diisi di dalam matriks itu. Selain itu lengkapi Rencana Anggaran Pembelanjaan Gereja (RAPG) jemaat-jemaat dan juga klasis, termasuk laporan pengawasan BPPG. Teman-teman di keuangan sudah mulai menginput data-data ini.”

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Teken MoU dengan Kampus IPB Bogor

“Dengan demikian kita ketika hitung seluruhnya baru menyadari bahwa satu klasis itu mempunyai satu kemampuan yang luar biasa dari setiap jemaat-jemaat. Mari kita mendata aset-aset kita juga supaya bisa dimasukan dalam sistim yang dapat menghimpun nilai-nilai aset yang ada di masing-masing jemaat, klasis tetapi juga sinode,” tukas Sym. Erna Numberi.

Ia lalu menyampaikan apresiasi kepada peserta Rakor Bidang Keuangan dan Aset Sinode GKI di Tanah Papua yang telah berlangsung sejak 22 – 24 November 2021 di gedung Graha Sara Sinode GKI di Tanah Papua di Argapura, Jayapura.

Selain Rakor Bidang Keuangan dan Aset, Sinode GKI hadirkan pihak mitra gereja untu mempresentasikan famfaat dan kegunaan dari program yang mereka laksanakan, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Bank BRI, dan United Evangelical Mission (UEM) regional Asia.

 

Pewarta: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaIPMI Mimika Bahas Masa Depan Intan Jaya
Artikel berikutnyaPemkab Tolikara Bagi Ratusan Ekor Bibit Ternak Babi ke Masyarakat