100 Anggota TNI dari Kodam Siliwangi akan Diberangkatkan ke Papua

0
1761

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Kodam III Siliwangi sedang mempersiapkan 100 anggota TNI untuk dikirim ke Papua dalam Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Damai Cartenz. 100 anggota TNI ini siap diberangkatkan ke Kerom dan Mimika, Papua.

Dari berita yang dilansir iNews Jawa Barat, 100 anggota TNI itu telah selesai menjalani latihan di Kecamatan Cikelet, Garut. Pelatihan yang dipimpin Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Wakil Komandan Danrindam III Siliwangi Kolonel Inf Lukman Hakim telah berakhir.

Baca Juga:  Banyak Hal MRP Sampaikan ke Presiden Jokowi, Apa Saja?

Upacara penutupan Latihan Pratugas Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz Papua bertempat di Gedung Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelat, Kabupaten Garut, Jabar, Senin (28/2/2022).

Pangdam III Siliwangi dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrindam Siliwangi mengatakan, dalam penugasan di Papua nanti, masalah yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan kondisi latihan yang telah dijalani.

ads
Baca Juga:  PM Papua Nugini Bertemua Prabowo Bahas Kerjasama Pertahanan

“Karena itu, perlu improvisasi dan kreasi tinggi mengingat kondisi yang dihadapi di lapangan akan sedikit berbeda dengan latihan, terutama berkaitan dengan kondisi alam, suku, rasa, adat istiadat, dan budaya, serta agama,” kata Danrindam Siliwangi.

Pangdam Siliwangi mengatakan, tidak mau mengorbankan prajurit. Tentara harus menang, bawa senjata, dan bisa menembak. Jangan terlalu khawatir dengan kebijakan hukum yang ketat karena dapat menurunkan semangat tempur prajurit.

Baca Juga:  Pemain Timnas Indonesia Ramaikan Gerakan “All Eyes on Papua”

“Jangan takut! Pilihanmu adalah lebih baik disidang daripada kamu yang mati. Yang tahu situasi adalah kalian bukan kami yang di belakang. Tapi, kami yakin, kamu yang memenangkan pertempuran,” kata Pangdam Siliwangi.

REDAKSI

SUMBERiNews
Artikel sebelumnyaPesawat Pemda Puncak Papua Kecelakaan di Bandara Bilogai, Intan Jaya
Artikel berikutnyaWP Action Aotearoa Serukan Pemerintah Selandia Baru Mengutuk Tuduhan Terhadap Victor Yeimo