Panitia Penyambutan Dewan HAM PBB Laapago Dikukuhkan

0
645
Panitia terpilih, penyambutan Dewan HAM PBB ke West Papua, saat siap di kukuhkan. (Onoy Lokobal - SP)
adv
loading...

WAMENA, SUARAPAPUA.com— Panitia penyambutan Dewan HAM PBB resmi dideklarasikan di Kantor ULMWP di Wamena, Papua pada, Senin (14/3/2022). Deklarasi itu dilakukan usai pemilihan panitia pada 12 Maret 2022 di Wamena.

“Secara resmi, panitia penyambutan dewan HAM PBB ke tanah Papua telah dideklarasikan dan kami Pemerintahan Sementara Negara West Papua siap bertanggungjawab penuh,” tegas Bazoka Logo, dari Departemen Politik Pemerintahan Sementara West Papua di Papua.

Logo pun menjelaskan terkait proses dan mekanisme diplomasi politik yang telah dilakukan, sedang dilakukan dan yang akan dilakukan melalui komando Pemerintahan sementara, Negara West Papua (ULMWP) yang dipimpin Hon. Beny Wenda.

Baca Juga:  Sikapi Kamtibmas di Yalimo, HMKY dan IMAPA Sampaikan Tuntutan

Iche Murib, dari bagian Perempuan dan Anak Pemerintahan Sementara (ULMWP) West Papua saat membacakan sebutan Beny Wenda, Presiden Sementara mensyukuri berkat Tuhan yang menciptakan pulau dan tanah yang kaya dan ditinggali orang Papua ini.

“Atas nama Allah, moyang dan tulang belulang bangsa Papua, bersama segenap komponen makhluk hidup sebagai sebuah bangsa Papua ras Melanesia, yang mendiami pulau New Guinea tentu memiliki sejarah hidup dari peradaban ke peradaban. Sejak Tanah Papua diduduki dan dijajah oleh negara kolonial Indonesia Sejak 1961 – 2022, tentu banyak pengorbanan nyawa dan harta benda dan Lain-Lain dalam perjuangan pembebasan.”

ads
Baca Juga:  Terima Kasih Warga Sorong, Sumbangan Dana Telah Disalurkan Kepada Korban Bencana di Yahukimo

“Maka bangsa Papua terus berjuang melalui ULMWP hingga di tahun 2018, dimana pertemuan Pacific Islands Forum (PIF), yang terdiri dari 18 negara mengadopsi resolusi tentang perjuangan bangsa Papua.”

Rakyat Papua di Laapago yang hadir terlihat penuhi halaman Kantor ULMWP Papua di Wamena. (Onoy Lokobal – SP)

Demikian juga kata Murib, pada tahun 2019 dilakukan pertemuan Africa Caribian Pasifik (ACP) di Afrika yang mengadopsi resolusi tersebut. Termasuk Uni Eropa, Belanda dan Inggris yang terus mendesak kepada Komisaris Tinggi Dewan HAM PBB untuk berkunjung ke West Papua.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Tiga Warga Sipil Tertembak Mati di Mulia

Hal ini bagian dari kerja-kerja pemerintahan sementara West Papua yang terus upaya-upaya strategis agar menjawab harapan dari cita-cita rakyat Bangsa Papua untuk bebas dan merdeka.

“Akhirnya pemerintah sementara ULMWP meyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada rakyat Papua, tim yang bekerja keras dalam sosialisasi, konsolidasi, dan mobilisasi untuk pembentukan panitia, pengukuhan serta terlaksananya deklarasi hari ini,” ucapnya.

 

Pewarta: Onoy Lokobal

Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnya500 Personil TNI dan Polri Amankan Berjalannya Pengukuhan Panitia Penyambutan Dewan HAM PBB
Artikel berikutnyaDua Partai Pro-Kemerdekaan di Kaledonia Baru Bersumpah untuk Terus Berjuang