Tanah PapuaDomberaiPlt. Bupati Tambrauw Diminta Membangun Kembali Harmonisasi antar Pemerintah dan Tokoh Masyarakat

Plt. Bupati Tambrauw Diminta Membangun Kembali Harmonisasi antar Pemerintah dan Tokoh Masyarakat

SORONG, SUARAPAPUA.com— Kepala suku Miyah, Ikinasius Baru meminta kepada pelaksana tugas (Plt) Bupati  Kabupaten Tambrauw harus membangun relasi dengan Lembaga Masyarakat Karon (LEMAKA), tokoh pemekaran, masyarakat adat, intelektual, dan perempuan untuk sama-sama menata Tambrauw yang baru untuk menyiapkan pemimpin pembawa perubahan dan pembangunan yang merata.

Ikinasius menilai bahwa masa kepemimpinan Bupati Gabriel Asem selama 10 tahun belum membangun sinergritas bersama antara tokoh masyarakat dan pemerintah. Sehingga pembangunan di Kabupaten Tambrauw kurang pengontrolan dari tokoh masyarakat, sehingga meninggalkan luka bagi masyarakat Tambrauw.

Baca Juga:  22 Mei 2024 Akan Dirayakan 130 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

“Ruba sistem yang dijalankan selama ini oleh Bupati Gabriel Asem. Sistemnya harus dihilangkan. Harus rapatkan barisan bersama lembaga masyarakat, tokoh pemekaran, dan tokoh masyarakat lainnya. Semua harus bersatu dan membicarakan pembangunan selanjutnya harus seperti visi awal pemekaran sehingga kita mengobati Tambrauw yang sekarang sudah hancur.”

“Sudah rusak di propinsi Papua Barat. Kabupaten yang hancur adalah kabupaten Tambrauw. Plt. Tambrauw diharapkan mengobati tubuh Kabupaten Tambrauw yang rusak dan luka ini dengan membangun kembali relasi yang sudah putus lama ini,” ujar bapak kepala suku Miyah, Tambrauw kepada suarapapua.com, Kamis (26/5/2022).

Baca Juga:  Semua Warga PBD Diajak Jaga Lingkungan Bebas Sampah

Korneles Baru, perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) asli Tambrauw berharap Plt. Bupati Tambrauw untuk segera merangkul kembali ASN asli Tambrauw yang  mempunyai potensi dan kemampuan, namun dinonjobkan atau pun kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Tambrauw. Agar diperhatikan dan direkrut kembali untuk berada di posisi yang tepat sesuai basik ilmunya.

“Kami ASN asli Tambrauw mengharapkan pejabat Plt. Bupati Tambrauw bisa menjalakan roda pemerintahan sesuai apa yang kita harapkan bersama. Dalam hal ini, merangkul kembali ASN anak asli Tambrauw yang telah jauh dari birokrasi kita.”

Baca Juga:  MRP-PBD: Pemkab Sorong Wajib Melindungi Masyarakat Adat Moi

“Mereka merasa bahwa mereka dibiarkan dan ditinggalkan sehingga mereka merasa kecil hati atau seperti tidak digunakan kemampuannya dalam ikut membangun Kabupaten Tambrauw.”

“Oleh sebab itu harapannya, Plt. Bupati bisa menjalakan dan merangkul kembali ASN asli Tambrauw. Berbicara juga bagaimana penataan ibu kota Kabupaten Tambrauw di Fef. Kita harus membangun basis yang kuat dulu sebelum ke timur, barat, dan lainnya,” pungkas Korneles.

 

Pewarta: Maria Baru
Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.