BeritaBorong Tujuh Gol ke Gawang Elang Brimob, Ricky: Butuh Uji Coba Lagi

Borong Tujuh Gol ke Gawang Elang Brimob, Ricky: Butuh Uji Coba Lagi

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Masih dalam rangkaian persiapan menuju kompetisi Liga 2 musim 2022/2023, tim Persipura Jayapura besutan coach Ricky Nelson menjalani laga uji coba perdana dengan salah satu tim Liga 3, Elang Brimob FC, Sabtu (16/7/2022) sore di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Sentani, kabupaten Jayapura.

Gunansar Mandowen dan kawan-kawan memenangkan laga uji coba dengan memborong tujuh gol ke gawang Elang Brimob FC. Masing-masing dicetak Patrick Wanggai, Patrick Womsiwor, Irfan Mofu, Muhammad Tahir, dan Imanuel Basna.

Ricky Nelson menurunkan skuat terbaiknya. Praktis, pertandingan berjalan pincang. Tim Mutiara Hitam mendominasi jalannya pertandingan uji coba ini.

Hanya menurut Ricky, beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Jika beberapa bola matang dimanfaatkan dengan baik, pastinya koleksi gol lebih dari yang dicetak sore ini.

Baca Juga:  Peringati Hari Pers Nasional, Pegiat Literasi dan Jurnalis PBD Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Secara umum pelatih kepala Persipura mengaku puas terhadap performa pemainnya. Meski produktivitas gol perlu dievaluasi. Hal itu juga mengingat minimnya penyerang murni, selain Patrick Wanggai.

Karenanya, ia terpaksa menempatkan Ian Louis Kabes sebagai striker.

“Saya lihat tadi terutama pemain-pemain muda bagus pergerakan, mereka cukup agresif. Uji coba ini pada prinsipnya kita mau melihat kembali hasil latihan dan tentunya juga masih mencari-cari komposisi pemain yang pas,” jelasnya selepas uji coba dengan Elang Brimob FC.

Tidak cukup hanya satu kali uji coba, Ricky Nelson berharap masih ada klub lokal di Jayapura yang bisa diajak untuk berujicoba di Stadion Lukas Enembe.

“Kami butuh uji coba lagi. Mudah-mudahan kita masih dapat lawan di sini (Jayapura),” kata Ricky sembari mengaku sesuai rencana pada pekan depan tim Mutiara Hitam akan bertolak ke Jakarta untuk menjalani TC jelang kick off kompetisi Liga 2.

Baca Juga:  Pilot Philip Mehrtens Akan Dibebaskan TPNPB Setelah Disandera Setahun

Sambil menunggu kepastian waktu keberangkatan dari manajemen, latihan yang baru dimulai beberapa hari lalu itu masih akan dilanjutkan lagi sesuai program yang telah ditetapkan sambil mencari kemungkinan ada tim lain untuk berujicoba dengan skuatnya.

Dari pengamatan Ricky saat uji coba dengan Elang Brimob, posisi striker belum mantap. Karena itu, ia rencanakan harus tambah satu penyerang lagi.

Kekurangan lain yang masih mencolok, kata Ricky, posisi stoper.

Untuk dua posisi tersebut, sang pelatih masih mencari tambahan pemain. Apakah berasal dari Papua atau luar, sedang dipertimbangkan.

“Kita harus tambah dua pemain, posisi stoper dan striker. Kita masih pertimbangkan apakah datangkan pemain dari luar Papua atau tidak. Itu perlu dibahas dengan manajemen. Kalau bisa, minggu depan kita datangkan ke sini supaya bisa dipantau lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  LME Digugat Ke Pengadilan Tinggi Inggris Karena Memperdagangkan 'Logam Kotor' Dari Grasberg

Kompetisi Liga 2 2022/2023 rencananya akan digulirkan pada Agustus mendatang, usai kick off kompetisi Liga 1. Begitupun turnamen Piala Indonesia 2022 yang juga akan diikuti tim Mutiara Hitam bersama 63 kontestan lainnya dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

Dalam kompetisi Liga 2, Persipura Jayapura berada di grup Wilayah Timur bersama Persewar Waropen, PSBS Biak, Sulut United, Persiba Balikpapan, Kalteng Putra, Gresik United, Persela Lamongan, Putra Delta Sidoarjo, Deltras Sidoarjo, PSIM Yogyakarta, Mataram Utama, Persipa Pati, dan Persijap Jepara.

REDAKSI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Pembangunan RS UPT Vertikal Papua Korbankan Hak Warga Konya Selamat dari...

0
“Penegasan ini disampaikan berdasarkan ketentuan bahwa kawasan resapan air dilarang adanya kegiatan yang berpotensi menimbulkan perubahan lingkungan fisik alami ruang untuk kawasan resapan air dan penggunaan lahan untuk bangunan yang tidak berhubungan dengan konservasi mata air sebagaimana diatur pada Bagian V tentang pengaturan zonasi angka 2 Peraturan Daerah Kota Jayapura nomor 1 tahun 2014,” ujar Gobay.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.