PasifikManase Tabuni Menyatakan Akan Melanjutkan Perjuangan Kemerdekaan Papua

Manase Tabuni Menyatakan Akan Melanjutkan Perjuangan Kemerdekaan Papua

Editor :
Elisa Sekenyap

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Presiden Sementara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Manase Tabuni mengatakan, dirinya akan melakukan semua yang bisa dilakukan dalam melanjutkan perjuangan kemerdekaan West Papua.

“Saya merasa terhormat ditunjuk sebagai Presiden ULMWP yang baru, dan saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk melanjutkan perjuangan kami untuk kemerdekaan,” ujar Manase usai bertemu Ketua Vanuatu Free West Papua Association (VFWPA), Job Dalesa belum lama ini sebagaimana dilansir dari daily post vanuatu.

Tabuni menyatakan bahwa perjuangan harus dilakukan dari dalam negeri Papua Barat, termasuk berkampanye ke komunitas internasional.

Baca Juga:  Aliansi LSM Pasifik Mengutuk Prancis Atas 'Pengkhianatan Terhadap Penduduk Kanaky'

“Kita harus melakukan ini dari dalam Papua Barat dan juga berkampanye di komunitas internasional. Saya akan tetap berada di Papua bersama rakyat, sambil terus berjuang untuk hak asasi manusia dan penentuan nasib sendiri,” tukasnya.

Manase Tabuni sebagaimana diberitakan daily post Vanuatu telah menunjuk Paula Makabori sebagai Juru Bicara (Jubir) ULMWP dari Kantor Pusat Papua Barat di Port Vila, Vanuatu.

Sebelumnya, United Liberation Movement for West Papua dipimpin oleh Benny Wenda yang berbasis di Inggris. Benny diganti oleh Manase Tabuni dalam KTT kedua ULMWP yang digelar di Vanuatu belum lama ini.

Baca Juga:  Rekaman Penganiayaan Aparat Prancis Terhadap Orang Kanak Muncul di Media Sosial

Dalam kepemimpinan Benny Wenda, ULMWP sempat digadang menjadi full membership atau keanggotaan penuh MSG, sebuah blok Melanesia yang beranggotakan Negara PNG, Fiji, Vanuatu, Solomon Islands dan FLNKS (New Caledonia).

Namun dalam KTT yang diselenggarakan belum lama ini di Port Villa Vanuatu, para pemimpin MSG tidak menerima ULMWP sebagai anggota penuh, karena dianggap aplikasi ULMWP tidak memenuhi syarat.

Baca Juga:  Masyarakat Sipil dan Gereja di Pasifik Akan Gelar Aksi Solidaritas untuk West Papua - Kanak

“Kami telah memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk aplikasi tersebut dan tiba-tiba KTT menyatakan bahwa aplikasi tersebut tidak memenuhi ‘persyaratan’ untuk memenuhi syarat keanggotaan penuh. Sungguh sebuah tamparan bagi Vanuatu,” kata Ketua Vanuatu Free West Papua Association (VFWPA) Job Dalesa belum lama ini.

“Sederhananya, sulit dipercaya bahwa para Pemimpin MSG akan membuat keputusan seperti itu, terutama di tanah Vanuatu yang merupakan tempat lahirnya blok MSG dan Vanuatu menjadi tuan rumah kali ini,” tukas Job.

Terkini

Populer Minggu Ini:

VIDEO: Penjelasan BKD Intan Jaya tentang Pembagian SK CPNS K2 dan...

0
“Puji Tuhan hari ini kami mulai membagikan 447 SK formasi K2 dan P3K kabupaten Intan Jaya. Sedangkan untuk 14 SK yang harus diurus ke BKN, kami akan mengusahakan secepatnya,” jelas Aladinta.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.