Tanah PapuaLa PagoPdt. Judas: Peresmian Gedung Gereja Baru Merupakan Bukti Injil Sedang Berkembang

Pdt. Judas: Peresmian Gedung Gereja Baru Merupakan Bukti Injil Sedang Berkembang

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Gedung gereja baru GKI Jemaat Kanaan Yilino, Klasis Balim Selatan di Kurima pada hari ini, Jumat (8/12/2023) telah ditahbiskan dan diresmikan. Pentahbisan dan peresmian dihadiri anggota Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah X, Badan Pekerja Klasis Balim Selatan, dan sejumlah pelayan serta tamu undangan.

Selain pentahbisan dan peresmian gedung gereja baru, pihaknya juga merayakan hari Hut 21 tahun jemaat GKI Kanaan Yilino.

Pdt. Judas Meage, anggota BPS Wilayah X dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan, warga jemaat Kanaan Yilino dan pihak pemerintah kampung yang dengan susah payah membangun gedung gereja untuk menggumuli pelayanan di daerah ini.

Baca Juga:  Semua Pihak di Intan Jaya Sepakat Tolak Eksploitasi Blok Wabu dan Hentikan Pembangunan Patung Yesus

Pdt. Meage juga mengapresiasi seluruh warga masyarakat dari sejumlah kampung di sekitar kampung Yilino, yaitu kampung Leyowa, Wesapunua, Hagama dan Esalim atas dukungannya pembangunan gedung gereja bisa menjadi nyata hari ini.

“Pembangunan sebuah jemaat membutuhkan sebuah proses, di mana hari ini kita bisa lihat dengan gedung yang megah ini. Hal ini menandakan bahwa semangat umat Tuhan di sini tidak terbatas. Ini bukti Injil sedang berkembang,” kata Pdt. Meage.

Baca Juga:  Mahasiswa Nduga se-Indonesia Sikapi Konflik Pemilu di Distrik Geselema
Pdt. Judas Meage ketika menyampaikan arahan usai peresmian geung gereja GKI Kanaan Yilino. (Erik Aliknoe – SP)

Ketua panitia pembangunan gedung gereja baru, Ado Hesegem dalam sambutannya mengucapkan syukur kepada Tuhan yang dalam lawatanNya gedung gereja ini dapat diselesaikan dan diresmikan hari ini.

Ia pun menjelaskan proses dimulainya pembangunan gedung gereja baru tersebut.

“Pembangunan gedung gereja baru ini dimulai dua tahun lalu, sejak 8 Desember 2021 dan diresmikan hari ini tanggal 8 Desember 2023. Jemaat ini pertama dibangun tahun 2002 dengan penatua pertama adalah bapak Niko Hesegem, yang kemudian diizinkan oleh bapak Hermanus Meage agar rumahnya dijadikan tempat ibadah hingga tahun 2023 ini.”

Baca Juga:  Inilah Hasil Kunker MRP Papua Pegunungan Saat Pencoblosan di Jayawijaya

“Jadi, secara keseluruhan lamanya gedung pertama dan gedung kedua ini sebanyak 21 tahun,” ujar Ado.

Oleh sebab itu, Ado berharap agar gedung gereja yang baru diresmikan ini dapat dimanfaatkan warga jemaat untuk beribadah kepada Tuhan.

Pentahbisan dan peresmian serta Hut itu diakhiri dengan makan bersama warga jemaat dan seluruh tamu undangan. []

Terkini

Populer Minggu Ini:

Warga Vanuatu Minta Perlakuan Adil Saat Dirawat di VCH

0
“Oleh karena itu, pemerintah harus memperhatikan keadaan anak ini terlepas dari pulau asal atau provinsi tempat tinggalnya,” kata Anne Pakoa, aktivis Hak Asasi Manusia.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.