KWI Umumkan Pemimpin Keuskupan Timika dan Keuskupan Agung Merauke

0
1171

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Mgr. Ignatius Suharyo, ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengumumkan pengganti Uskup Keuskupan Timika, sepeninggal mendiang Mgr. John Philip ‘Gaiyabi’ Saklil, Pr. Pater Marthen Ekowaibi, Pr, Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Timika diangkat oleh KWI sebagai Administrator Diosesan Keuskupan Timika.

KWI juga menetapkan Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, Uskup Keuskupan Amboina, sebagai Administrator Apostolik Sede Plena Keuskupan Agung Merauke yang sebelumnya dijabat Mgr. Saklil sejak Mgr. Nicolaus Adiseputra, MSC, dibebastugaskan oleh Paus Fransiskus.

Pengumuman pengangkatan dua pemimpin keuskupan ini disampaikan langsung Mgr. Ignatius Suharyo, Rabu (7/8/2019) pada perayaan misa pemberkatan jenazah di Gereja Katedral Tiga Raja Timika.

Ketua KWI mengatakan, penunjukan Pater Marthen Ekowaibi Kuayo berdasarkan hasil rapat konsultores yang anggotanya terdiri dari Kuria Keuskupan Timika, para Dekan dan Dewan Pimpinan Keuskupan Timika pada Rabu pagi.

Mgr. Ignatius Suharyo menegaskan, dengan penunjukan ini tentu saja bertujuan agar dapat mengisi kekosongan pemimpin Keuskupan Timika.

Sesuai tugas dan kewenangan Apostolik Diosesan Keuskupan Timika, Pater Kuayo akan menjalankan tugas sehari-hari yang ditinggalkan Uskup Saklil. Juga, menyiapkan segala sesuatu hingga ada keputusan resmi dari Paus Fransiskus, siapa Uskup Keuskupan Timika terpilih yang akan ditahbiskan.

Untuk itu, Pater Kuayo akan menetap di kantor Keuskupan Timika.

Pater Kuayo saat ini menjabat sebagai Vikaris Jenderal atau Wakil Uskup Keuskupan Timika. Ia juga Pastor Paroki Santo Yusup Enarotali, sekaligus Pastor Dekan Dekanat Paniai.

Sementara, tugasnya yang dijalankan Pater Kuayo selama beberapa tahun itu akan dibicarakan dalam pertemuan tim pastoral bersama dewan pimpinan Keuskupuan Timika.

Diberitakan media ini sebelumnya, Mgr. John Philip Saklil meninggal dunia, Sabtu (3/8/2019) di ICU Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Selepas dari RSMM, jenazah Uskup Sakli dibawa ke Kantor Keuskupan Timika, komplek Rumah Transito Bobaigo, Jl. Cenderawasih, Timika. Ribuan umat Katolik turut mengantarnya dengan iring-iringan panjang kendaraan.

Setelah disemayamkan di kantor Keuskupan Timika, selanjutnya jenazah Uskup Saklil yang semasa hidupnya selalu peduli masyarakat kecil itu disemayamkan di Gereja Katedral Tiga Raja, hingga dimakamkan di Pemakaman Imam Diosesan di belakang kantor Keuskupan Timika, Rabu (7/8/2019) sore.

Untuk diketahui, Uskup Saklil mendapat tugas dari Paus Fransiskus sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke sejak 27 Juli 2019.

Uskup kelahiran Kokonao, distrik Mimika Barat, 20 Maret 1960, itu adalah Uskup pertama Keuskupan Timika sejak 19 Desember 2003 dan pentahbisannya pada 18 April 2004 oleh Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM sebagai Penahbis Utama, bersama Penahbis Pendampingi Uskup Agung Emeritus Merauke, Mgr. Jacobus Duivenvoorde, MSC, dan Uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM.

Pewarta: Markus You