Deklarasi ABYU, Abock: Sumbangan Masyarakat Bukti Dukungan Mereka

0
1764
Bakal Calon Bupati Abock Busup dan Bakal Calon Wakil Bupati Yulianus Heluka bersama istri di lapangan Yahukimo Bangkit, Sabtu (5/9/2020). (Ist.)
adv
loading...

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com— Bacalon Bupati dan Bacalon Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo, Abok Busup dan Yulianus Heluka yang merupakan pasangan incumbent yang telah maju pada Pilkada serentak 2020 menggelar deklarasi pemenangan di Dekai, Yahukimo pada, Sabtu (5/9/2020).

Abock Busop, Bakal Calon Bupati periode 2021-2025, Abok Busup mengatakan, pihaknya telah mengantongi 8 rekomendasi partai politik dan 24 kursi DPRD Kabupaten Yahukimo, sehingga ia yakin siap untuk maju sebagai incumbent dalam Pilkada serentak 2020.

Partai yang mendukung adalah PAN, Demokrat, PKB, Gerindra, PPP, PSI, PPB, PKS dan PDIP, termasuk satu partai non sit atau tanpa kursi.

“Dari 8 Parpol ini, 75 persen sudah menang. Itu sudah merangkul 517 kampung 51 distrik, 131 lapangan terbang itu semua kita sudah hitung. Kami sudah menentukan siapa yang ada dengan kami, dan siapa yang ada diluar itu kita tahu. Karena itu lebih bagus karena Yahukimo rumah kita bersama,” kata Abock yang masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Yahukimo.

Baca Juga:  KPU Lanny Jaya Siap Distribusikan Logistik Pemilu Ke 39 Distrik

Busup mengakui, dalam masa jabatannya pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat sudah telah terwujud dan sudah mulai bangun.

ads

“Kami sudah mulai bangun, karena itu kami mau ingin selesaikan 5 tahun lagi, supaya ada kelihatan. Karena 5 Tahun ini belum selesai. Itu program kami (Abock dan Yulianus),” katanya.

Busop juga mengatakan, dalam acara deklarasi di Lapangan Yahukimo Bangkit, masyarakat Yahukimo cukup antusias dan secara suka rela menyumbangkan 488 ekor babi dan 1 ekor Sapi untuk memeriakan acara deklarasi tersebut.

“Itu sumbangan dari masyarakat Yahukimo, desa-desa dan kepala distrik. Itu bukti dukungan mereka dari apa yang kami kerjakan selama ini. Dana desa juga tidak perna potong langsung di rekening desa, yang langsung bawa ke masyarakat, sehingga masyarakat merasa kami harus lanjutkan ke jilid dua, maka buktinya mereka menyumbangkan babi sebanyak 488 ekor dan 1 ekor sapi,” jelas Busop kepada suarapapua.com melalui panggilan telepon, Minggu (6/9/2020).

Baca Juga:  Beberapa Tuntutan TPNPB OPM Kodap VIII Intan Jaya

Oleh sebab itu, katanya, dalam deklarasi kemarin, pihaknya tidak menyampaikan kelemahan orang lain, tetapi apa yang telah dilaksanakan ini untuk selesaikan pada periode kedua 5 tahun kedepan.

“Kita budaya orang gunung kan dari babi, jadi kalau mereka sumbang sampai 488 ekor berarti berdasarkan dengan hitungan dari suara. Oleh sebab itu kemarin saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat Yahukimo atas dukungannya,” ucapnya.

Masa yang hadir dalam deklarasi ABYU di lapangan Yahukimo Bangkit. (Ist)

Yulianus Heluka, Bacalon Waki Bupati mengatakan, pihaknya memperkenalkan diri maju sebagai kandidat ke dua kalinya untuk memimpin Yahukimo lima tahun kedepan.

Baca Juga:  Pilot Philip Mehrtens Akan Dibebaskan TPNPB Setelah Disandera Setahun

“Kami deklarasi, artinya bapak bupati dengan saya telah dipercayakan sebagai bupati dan wakil bupati. Hari ini saya dan pak bupati sebagai calon. Hari ini kami datang dihadapan bapak dan ibu memberkenalkan diri bahwa kami maju kedua kalinya lagi,” jelas Heluka.

Ia menjelaskan nama sapaan Abok-Yulianus alias (ABYU) diambil dari bahasa daerah Suku Ngalik, Hubla dan Yali.

“AB artinya laki-laki ini sudah. Kalau YU artinya ini. Jadi kata-kata ini diberikan oleh seleksi alam melalui bapak bupati Abok Busup,” jelasnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Yahukimo agar mendukung program pemerintah yang ada.

Dalam acara deklarasi yang dilakukan di lapangan Yahukimo Bangkit dihadiri oleh ribuat masyarakat Yahukimo, simpatisan dan pendukung Bacalon Bupati dan Wakil Bupati ABYU.

 

Pewarta: Atamus Kepno
Editor: Elisa Sekenyap

Artikel sebelumnyaMahasiswa Papua Minta Jokowi Cabut UU Otsus dan Hentikan Pengiriman Militer ke Tanah Papua
Artikel berikutnyaPesta Yuwo di Timida: Ini Nilai Budaya yang Harus Dipertahankan