Pemain Persipura Jayapura pada kompetisi Liga 1 Indonesia tahun 2021. (Dok. LIB)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Kesuksesan Persipura Jayapura memetik tiga poin penting atas Persija Jakarta pada pekan ke-19, Selasa (11/1/2021), berdampak positif terhadap semangat juang Ferinando Pahabol dan kawan-kawan menuntaskan putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 musim 2011.

Momentum kebangkitan dari ancaman degradasi telah ditorehkan Ian Kabes dan kawan-kawan dengan meraih kemenangan melalui dua gol ke gawang Persija.

Dua gol pada babak pertama, masing-masing dipersembahkan oleh Feri Pahabol (24’) dan Yevhen Bokhashvili (45’).

Gol balasan Persija dicetak gelandang anyarnya, Makan Konate, pada injury time. Konate memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipura yang dikawal Fitrul Dwi Rustapa.

Kemenangan itu mendongkrak posisi Persipura ke peringkat 15 klasemen sementara dengan 17 poin hasil dari 19 laga. Artinya, kini kebelasan dari Kota Jayapura itu keluar dari zona degradasi, sekaligus menggeser Barito Putra dan Persela Lamongan.

ads

Hasil mengejutkan itu juga membawa pasukan Mutiara Hitam tampil percaya diri, termasuk jelang laga pekan ke-20 tatkala menjamu Persiraja Banda Aceh, nanti malam, Minggu (16/1/2022).

Persipuramania tentu saja sorak sorai menyambut hasil manis yang ditorehkan Persipura dibawah asuhan head coach Angel Alfredo Vera.

Kehadiran sang pelatih memberi satu catatan apik, makin memberi semangat bertanding tim asal Kota Jayapura ini.

Soalnya, kemenangan ketiga bersama Alfredo Vera dianggap terbaik sepanjang musim ini sepeninggal Jacksen Tiago apalagi di saat cukup lama terpuruk di zona degradasi. Juga, di tangan pelatih asal Argentina, Persipura tiga kali imbang dan satu kali kalah.

Baca Juga:  Bekuk Labura Hebat FC, Persipani Tatap Laga Derby Papua Tengah

Dalam tujuh pertandingan itu juga selisih gol Persipura terbilang cukup bagus. Sukses mencetak 9 gol, dan kemasukan 8 gol.

Dengan kepala tegak usai kalahkan Persija, Tinus Pae dan kawan-kawan siap ladeni Persiraja. Diketahui, Persiraja merupakan tim penghuni dasar klasemen sementara hingga kini.

Sekalipun secara kualitas, Persiraja berada dibawah Persija, tampaknya perlu diwaspadai pemain Persipura. Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi jika anggap enteng terhadap tim asal Aceh itu.

Di putaran kedua, skuat berjuluk Laskar Rencong diperkuat sejumlah pemain anyar. Juga ditangani pelatih baru, Sergio Aparecido Alexandre, menggantikan Hendri Susilo yang dipecat akhir tahun lalu.

Sekadar review hasil pertandingan pada putaran pertama lalu, (24/9/2021), Persipura berhasil atasi Persiraja dengan skor akhir 2-1. Dua gol dicetak Gunansar Mandowen dan Feri Pahabol. Gol balasan tim lawan dicetak striker asingnya, Paulo Hendrique.

Tiada cerita lain bagi Persipura, selain harus menangkan laga ini. Wajib rebut tiga poin demi memantapkan langkah ke zona aman. Sebab, laga berikutnya harus berhadapan dengan salah satu tim terkuat di Liga 1 Indonesia, Arema FC, Rabu (26/1/2022) mendatang.

Berikut jadwal tujuh pertandingan tim Mutiara Hitam di putaran kedua BRI Liga 1 2021:

Minggu (16/1/2022), Persipura versus Persiraja.

Rabu (26/1/2022), Arema FC versus Persipura.

Baca Juga:  Manajemen PSBS Biak Kontrak Pelatih Anyar Mantan Pemain Real Madrid

Senin (31/1/2022), Persipura versus Madura United.

Sabtu (5/2/2022), Persebaya Surabaya versus Persipura.

Rabu (9/2/2022), Persipura versus Persik Kediri.

Kamis (13/2/2022), Barito Putra versus Persipura.

Jumat (18/2/2022), Persipura versus Persib Bandung.

Berikan Dukungan

Saat ini, Persipura, sang jenderal sepak bola Indonesia, harus melewati perjuangan berat. Itu bila dilihat dari jadwal pertandingan yang bakal dilakoni Ricky Cawor dan kawan-kawan di putaran kedua.

Karena itu, dukungan masyarakat Papua juga pendukung setia tim peraih juara terbanyak di kompetisi elit Indonesia ini diharapkan terus diberikan buat menyemangati para pemain dalam melakoni pertandingan demi pertandingan di sisa putaran kedua.

Coach Alfredo Vera, seperti halnya manajemen Persipura, sangat butuh dukungan dan doa. Dengan itu makin memotivasi para pemain Mutiara Hitam tampil lebih agresif di lapangan hijau.

Tidak saja bermain apik, para pemain menurut Alfredo, wajib memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol ke gawang lawan. Hanya dengan itu, ia yakin perjuangan naik tangga aman akan dicapai di kompetisi musim ini.

“Kemenangan ini (atas Persija) semoga berlanjut lagi pada pertandingan berikut. Ya, butuh kerja keras dari seluruh pemain, supaya kami menang lagi. Dan perlu spirit dari semua pendukung kami, karena masih banyak pertandingan yang kami akan lalui,” tutur Alfredo.

Yustinus Pae, pemain senior yang telah kembali berkostum Merah Hitam juga minta dukungan doa dari semua pecinta Persipura.

Baca Juga:  Atlet Papua Raih 8 Medali di Kejurda Atletik Jatim Open 2024

Perlu dukungan dari para penggemar menurut Tipa, tentu sangat diharapkan demi menggapai target lolos dari zona degradasi. Dengan begitu tim tetap eksis di kompetisi Liga 1 Indonesia.

“Saya kembali dengan maksud membantu adik-adik dan teman-teman yang sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi. Persipura tidak selayaknya berada di posisi terbawah. Saatnya kami berjuang naik ke posisi yang seharusnya. Untuk itu, mohon dukungan doa dari seluruh Persipuramania di mana saja berada,” tandasnya.

Selain Tipa yang bakal kembali ke posisinya bek kanan, Alfredo masih punya pilihan lain. Di sana ada Inyoman Ansanay. Jebolan tim PON XX Papua itu telah mendapat menit bermain dalam dua laga terakhir.

Alfredo juga agaknya tak kesulitan dalam meramu komposisi tim terbaik. Sebab, pemain yang ada saat ini boleh dikatakan cukup komplit. Di setiap lini, setidaknya terdapat lebih dari dua bahkan tiga pemain.

Pelatih yang pernah membawa Persipura juara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 itu sedang plong dalam menentukan starting eleven. Apalagi, Ramai Melvin Rumakiek sudah kembali bergabung usai mencuri perhatian publik tatkala membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Seperti hari-hari sebelumnya, latihan bersama terus dijalani skuat Mutiara Hitam jelang laga kontra Persiraja. Program training dipusatkan di lapangan Bina Raga Dalung, Bali.

REDAKSI

Artikel sebelumnyaPendeta Elias Kalakmabin Belum Ditemukan Sejak Lari dari Pos Brimob Serambakon
Artikel berikutnyaJonathan Warinussy, Anak Muda Papua yang Kuliah Sambil Bisnis di Bandung