PSU Pilkada Yalimo Siap Dilaksanakan Pekan Depan

0
743

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Yalimo memastikan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) akan diselenggarakan pada pekan depan, tepatnya hari Rabu (26/1/2022).

Hal ini disampaikan lembaga penyelenggara kepada wartawan usai pertemuan dengan Arif Budiman, komisioner KPU RI divisi SDM, baru-baru ini di kantor perwakilan KPU Yalimo, Wamena, kabupaten Jayawijaya.

“Sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi, KPU Yalimo diperintahkan untuk melaksanakan PSU. Seluruh tahapan dan program sudah ditetapkan, dan pemungutan suaranya dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Januari nanti,” tuturnya saat monitoring dan supervisi pelaksanaan PSU Pilkada Yalimo.

Kepastian agenda PSU sesuai sesuai tahapan itu juga setelah pada Rabu (19/1/2022) KPU mendapat informasi terkait dua perkara yang diajukan ke MK (nomor 152 dan nomor 153) ditolak.

Menurut Arif Budiman, sejak putusan MK terhadap sengketa Pilkada Yalimo, KPU RI kemudian melakukan monitoring dan supervisi untuk memastikan kesiapan dan pelaksanaan seluruh tahapan PSU. Hal itu ditetapkan dengan jadwalnya mengingat hari PSU makin dekat.

ads

“Kami datang lagi karena sudah mendekati hari pemungutan suara ulang. Secara bergilir komisioner KPU RI akan melakukan monitoring langsung ke Yalimo,” jelasnya.

Agenda PSU dipastikan akan dilaksanakan sesuai tahapan, setelah dua perkara yang diajukan ke MK (nomor 152 dan nomor 153) ditolak.

Baca Juga:  Masyarakat Nduga Tertekan Konflik Berkepanjangan, Begini Saran Anggota DPRP

Arif menjelaskan, kegiatan monitoring dan supervisi terus dilakukan dalam dua bentuk. Sebelumnya secara daring, kemudian dilanjutkan dengan turun ke lapangan.

“Selama ini kita monitoring melalui daring, baik KPU Yalimo maupun penyelenggara pemilu yang lain, ada Bawaslu dan DKPP serta Kemenko Polhukam, Kemendagri, Polri, TNI, juga dengan pemerintah provinsi dan kabupaten Yalimo. Nah, hari ini sampai nanti pemungutan suara, kita jadwalkan akan melakukan monitoring langsung. Selesai kunjungan kami, akan ada lagi tim berikutnya untuk monitoring lanjutan sampai nanti pada hari pemungutan suara,” bebernya.

Dalam kunjungan kali ini, Arif Budiman juga mengadakan rapat koordinasi dengan KPU Papua, KPU kabupaten/kota di Papua.

“Biasanya ada tiga hal yang dilakukan dalam pengecekan awal, pertama SDM-nya. Saya sudah cek di KPU provinsi, kabupaten, kota, semua sudah siap. Tidak ada yang sakit, pindah tugas, dan lain-lain.”

Ini juga termasuk KPU kabupaten Yalimo. Seluruh perangkat penyelenggara PSU dipastikan lengkap. Termasuk penyelenggara di tingkat distrik (PPD) hingga di TPS (KPPS), kata Arif, semua siap sukseskan PSU.

“Dari lima distrik di kabupaten Yalimo, 24 orang hadir, kemudian dari tingkat kampung seluruh PPS, KPPS juga sudah siap. Mereka dibekali melalui kegiatan Bimtek secara berjenjang untuk dapat melaksanakan tugas dalam rangka menyukseskan PSU ini,” urainya.

Baca Juga:  Partai Demokrat se-Papua Tengah Jaring Bakal Calon Kepala Daerah Jelang Pilkada 2024

Selain soal SDM, KPU memastikan logistik. Menurut Arif, logistik sudah tersedia.

“Logistik lengkap, tinggal sortir, pelipatan dan pengepakan, barulah didistribusikan.”

Kepada penyelenggara di semua tingkatan diingatkan agar perhatikan jadwal PSU, termasuk tahapan pendistribusian logistik dari KPU ke distrik dan seterusnya diturunkan ke kampung hingga terakhir di setiap TPS.

“Satu hari sebelum pemungutan itu logistik sudah harus ada di setiap TPS. Saya minta, semua ikuti jadwal ya. Tolong kerja sama dengan semua pihak terkait. Bawaslu kawal tahapan,” pintanya.

Hal ketiga menurut Arif Budiman, soal anggaran.

“Jangan sampai sudah kerjakan semua, terus anggarannya belum siap. Ternyata ternyata sudah siap, dana dari pemerintah kabupaten sudah transfer ke rekening KPU. Anggaran sudah aman. KPU tinggal kerja saja.”

Hal keempat, kata Arif, koordinasi dengan stakeholder baik Bawaslu, pihak keamanan (Polri dan TNI) serta pemerintah daerah.

“Semua sudah koordinasi. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik termasuk koordinasi terus dengan pasangan calon bersama timnya. Pemilih juga sudah mendapat informasi yang cukup untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 26 nanti.”

KPU mengajak semua pihak mendukung pelaksanaan PSU untuk menghasilkan kepala daerah terpilih.

Baca Juga:  20 Tahun Menanti, Suku Moi Siap Rebut Kursi Wali Kota Sorong

“Saya minta dukungan dari semua pihak, sebab lembaga penyelenggara tidak mungkin kerja sendirian. Semua ambil peran untuk sukseskan PSU. Tetap patuhi aturan. Dan, kita bisa tuntaskan pesta demokrasi dengan aman dan lancar agar kabupaten ini segera mendapat pemimpin yang diinginkan oleh seluruh masyarakat Yalimo,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Yehemia Walianggen, ketua KPU Yalimo, mengatakan, sebagaimana dijelaskan pimpinan, Arif Budiman, seluruh logistik sudah ada di gudang untuk selanjutnya diturunkan ke seluruh TPS melalui PPD.

Sebelum melakukan sortir, pelipatan dan pengepakan, KPU mengundang Bawaslu dan Polres Yalimo untuk sama-sama membuka logistik tersebut.

“Setelah sortir hingga pengepakan, sesuai arahan pimpinan bahwa tanggal 19 Januari sudah harus siap untuk seterusnya seluruh logistik didistribusikan ke lima distrik mulai tanggal 22 Januari. Dari distrik akan diturunkan ke semua TPS,” jelas Walianggen.

Pendistribusian logistik PSU menurutnya dengan menggunakan dua sarana transportasi mengingat dua distrik letaknya jauh.

“Untuk tiga distrik yaitu Elelim, Apalapsili, dan Abenaho, kita angkut dengan transportasi darat. Sedangkan dua distrik lainnya, Welarek dan Benawa, harus dengan pesawat terbang. Kami sudah upayakan kerja sama dengan beberapa maskapai penerbangan,” imbuhnya.a

Pewarta: Onoy Lokobal
Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaBerita Foto: Aksi Pelajar SMA di Yahukimo Tolak Brimob Duduki Sekolah
Artikel berikutnyaSejarah Masuknya Padi di Tanah Papua